Jakarta, VIVA – PT Berdikari terus membuktikan komitmennya dalam mengakselerasi Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT). Sebagai langkah konkret, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor peternakan ini mengumpulkan para akademisi, ilmuwan, hingga perwakilan pemerintah dalam ajang Focus Group Discussion (FGD) di Jakarta.
Konsolidasi lintas sektor ini digelar untuk merumuskan strategi penguatan hilirisasi yang diyakini akan menjadi era baru bagi industri peternakan di tanah air.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Proyek HAT sendiri merupakan proyek prioritas nasional yang langsung dikawal oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertanian (Kementan).
Dengan tujuan, menjaga stabilitas ketahanan pangan, menjamin pasokan protein hewani, sekaligus menjadi tulang punggung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pentingnya forum ini terlihat dari hadirnya sejumlah tokoh kunci, di antaranya Tenaga Ahli Mentan Prof. Dr. Ir. Ali Agus, Direktur Pembibitan dan Produksi Ternak Kementan Dr. Ir. Harry Suhada, Dekan Fakultas Peternakan UGM Prof. Ir. Budi Guntoro, serta Kepala Pusat Riset Zoologi Terapan BRIN Dr. Delicia Yunita Rahman.
Dalam momen tersebut, Direktur Utama PT Berdikari, Maryadi, mengajak seluruh elemen, baik akademisi maupun badan riset, untuk turun tangan langsung merancang terobosan bersama.
“Kami membuka inovasi kolaborasi untuk membuat atau mendesain proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi agar tercipta seperti harapan kita semua,” ujar Maryadi di hadapan para peserta forum, dikutip Sabtu, 9 Mei 2026.
Dia juga menekankan bahwa kolaborasi skala besar ini adalah kunci untuk mencapai kemandirian pangan. Ia memastikan BUMN yang dipimpinnya akan terus hadir membawa manfaat nyata bagi ekonomi kerakyatan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Kami selaku korporasi senang bisa membantu masyarakat, khususnya peternak rakyat maupun negara nanti bisa saling kolaborasi dengan semua stakeholder yang ada,” tambah Maryadi.
Melalui percepatan program HAT dan sinergi dari FGD ini, PT Berdikari menaruh optimisme tinggi. Perusahaan meyakini langkah ini akan selaras dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk menyulap Indonesia menjadi negara dengan industri peternakan yang modern, efisien, dan berdaya saing global guna menyongsong terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Hillary Brigitta Nilai Kebijakan Baru MBG Mampu Libatkan Semua Kalangan
Hillary Brigitta apresiasi kebijakan baru MBG yang hapus batas usia relawan. Dinilai lebih inklusif dan mampu memperkuat ekonomi masyarakat desa. Berikut detailnya.
VIVA.co.id
8 Mei 2026

5 days ago
5











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)