Jakarta, VIVA – Rabu, 13 Mei 2026, kanal Otomotif VIVA kembali dipenuhi artikel yang banyak dibaca pembaca nasional. Kali ini perhatian tertuju pada dominasi merek mobil China di Indonesia, lonjakan posisi BYD di pasar otomotif, hingga dampak pelemahan rupiah terhadap industri kendaraan.
1. Penjualan Mobil China Terus Naik di Indonesia
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Aion UT di GIIAS 2025
Photo :
- VIVA/Yunisa Herawati
Merek-merek mobil asal China terus menunjukkan pertumbuhan signifikan di pasar otomotif Indonesia. Kehadiran produk dengan teknologi modern, fitur melimpah, dan harga kompetitif membuat pabrikan China semakin mendapat tempat di hati konsumen.
Artikel ini membahas bagaimana tren tersebut mulai mengubah peta persaingan industri otomotif nasional. Sejumlah merek bahkan berhasil mencatat penjualan yang sebelumnya sulit ditembus pemain baru di Indonesia. Baca selengkapnya.
2. 10 Merek Mobil Terlaris April 2026, BYD Masuk 3 Besar
Booth BYD di GIIAS 2025
Photo :
- VIVA/Yunisa Herawati
Persaingan pasar mobil nasional semakin menarik setelah BYD berhasil masuk jajaran tiga besar merek terlaris pada April 2026. Pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa kendaraan elektrifikasi mulai diterima lebih luas oleh konsumen Indonesia.
Artikel tersebut mengulas daftar merek dengan penjualan tertinggi sepanjang April, termasuk dominasi pabrikan Jepang yang masih bertahan di papan atas. Namun, kehadiran BYD menunjukkan bahwa pemain baru kini mampu memberi tekanan serius ke pasar konvensional. Baca selengkapnya.
3. Kurs Rupiah Tertekan, Industri Otomotif Mulai Waspada
Booth BYD di IIMS 2026
Photo :
- VIVA/Yunisa Herawati
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pelemahan nilai tukar rupiah mulai menjadi perhatian industri otomotif nasional. Sebab, banyak komponen kendaraan dan bahan baku produksi masih bergantung pada impor dan transaksi mata uang asing.
Artikel ini membahas potensi dampak kurs terhadap harga kendaraan, biaya produksi, hingga strategi yang mulai disiapkan sejumlah produsen otomotif. Kondisi tersebut juga dikhawatirkan memengaruhi harga jual mobil dan motor dalam beberapa waktu ke depan. Baca selengkapnya.
Kurs Rupiah Tertekan, Industri Otomotif Mulai Waspada
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan, sempat menyentuh kisaran Rp17.500 per dolar AS.
VIVA.co.id
13 Mei 2026

4 hours ago
2











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)