Kampar, VIVA – Jalan menuju sekolah yang dulu harus melewati jembatan rusak dan berlubang kini tak lagi menjadi persoalan bagi warga Desa Gobah, Kabupaten Kampar, Riau.
Sebanyak 110 Jembatan Merah Putih Presisi dibangun Polda Riau bersama masyarakat untuk membuka akses warga di sejumlah wilayah. Program tersebut menjadi bagian dari pembangunan ribuan jembatan yang dilakukan TNI-Polri di berbagai daerah Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Salah satu jembatan di Desa Gobah bahkan menjadi lokasi Kapolda Riau, Inspektur Jenderal Polisi Herry Heryawan menyampaikan laporan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto, Kamis, 13 Agustus 2026.
Herry mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan upaya menerjemahkan arahan Presiden agar kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses.
“Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden agar setiap ujung negara bekerja menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat, kami di Riau berusaha menerjemahkan arahan tersebut melalui satu pekerjaan bersama,” kata Herry kepada Presiden.
Dia kemudian melaporkan capaian pembangunan jembatan di wilayah Riau yang dilakukan bersama masyarakat.
“Kami, Polda Riau bersama-sama masyarakat membuat dan membangun 110 Jembatan Merah Putih Presisi,” ujarnya.
Dampak pembangunan jembatan tersebut dirasakan langsung warga, termasuk pelajar. Salah satunya Raisa Adelia, siswi berusia 13 tahun asal Desa Gobah.
Di hadapan Presiden Prabowo, pelajar MTs Ahmad Dahlan Gobah itu bahkan menyampaikan rasa syukurnya melalui sebuah pantun.
“Beli durian di pinggir jalan, dimakan bersama teman sejati. Jembatan Merah Putih menjadi kebanggaan, Pak Presiden senyum, kebanggaan kami,” ucap Raisa.
Raisa kemudian menceritakan kondisi jembatan sebelum dibangun. Kerusakan dan lubang pada jembatan sebelumnya membuat perjalanan menuju sekolah menjadi lebih sulit.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah membuat jembatan di desa kami. Dulunya jembatan kami ini rusak parah dan bolong-bolong. Sekarang, kami sudah tidak bersusah payah untuk pergi ke sekolah karena jembatannya sudah bagus. Terima kasih Bapak Presiden, panjang umur dan sehat selalu,” katanya.
Bagi warga, keberadaan jembatan bukan sekadar pembangunan fisik. Akses tersebut menjadi penghubung aktivitas sehari-hari, termasuk perjalanan anak-anak menuju sekolah dan mobilitas masyarakat.
Halaman Selanjutnya
Secara nasional, Polri disebut telah membangun dan merenovasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi. Sementara secara keseluruhan, TNI-Polri membangun 3.395 jembatan serta 3.000 sumber air bersih di berbagai wilayah Indonesia.

3 hours ago
2


















