Qatar dan Arab Saudi Ikuti PSSI Dukung Gianni Infantino di FIFA

2 hours ago 2

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:57 WIB

VIVA – Presiden FIFA, Gianni Infantino, kembali mendapat suntikan dukungan di tengah tekanan yang datang dari sejumlah konfederasi sepak bola dunia.

Enam federasi sepak bola negara Arab menyatakan dukungan penuh kepada Infantino. Mereka berasal dari Arab Saudi, Qatar, Lebanon, Maroko, Sudan, Mesir, dan Mauritania.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dukungan tersebut disampaikan melalui surat pernyataan bersama. Langkah ini menjadi sinyal bahwa Infantino masih memiliki banyak pendukung di antara anggota FIFA, meski sebelumnya muncul tekanan dari tiga konfederasi, yakni UEFA, AFC, dan CONCACAF.

Dalam surat tersebut, federasi-federasi Arab menegaskan kepercayaan mereka terhadap kepemimpinan Infantino serta komitmennya dalam mengembangkan sepak bola dunia.

" Menyadari peran penting sepak bola Arab dalam menyatukan masyarakat dan memperkuat kerja sama antarasosiasi sepak bola di seluruh Arab, kami menyatakan dukungan penuh kami kepada Gianni Infantino, presiden FIFA, dan menegaskan kembali kepercayaan kami pada kepemimpinannya dan komitmen berkelanjutan terhadap pengembangan sepak bola di seluruh dunia," demikian isi pernyataan tersebut.

Mereka juga menilai berbagai kebijakan Infantino selama memimpin FIFA memberikan dampak positif terhadap perkembangan sepak bola di berbagai kawasan.

"Kami mengapresiasi upaya berkelanjutan Tuan Infantino untuk memajukan sepak bola secara global, memperluas peluang di seluruh wilayah dan memperkuat peran sepak bola dalam menyatukan masyarakat dan komunitas," lanjut pernyataan itu.

Federasi-federasi tersebut juga berharap kerja sama dengan Infantino terus berlanjut demi masa depan sepak bola yang lebih kuat.

"Kami berharap dapat melanjutkan kerja sama erat kami dengannya menuju masa depan yang lebih kuat dan lebih sejahtera bagi sepak bola dunia, memperluas peluang, dan semakin meningkatkan kontribusi sepak bola Arab terhadap sepak bola global."

Dukungan dari negara-negara Arab tersebut datang setelah PSSI lebih dahulu menyatakan sikap berada di belakang Infantino.

Situasi di tubuh FIFA sendiri tengah menjadi sorotan. FIFA dijadwalkan menggelar kongres pada Maret 2027, salah satu agendanya adalah pemilihan presiden baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Infantino telah memimpin FIFA sejak 2016 setelah menggantikan Sepp Blatter, yang mundur pada 2015 di tengah skandal korupsi.

Infantino kemudian kembali terpilih pada kongres 2019 dan 2023. Dia masih memiliki peluang untuk kembali maju pada 2027 karena periode kepemimpinannya pada 2016-2019 dianggap tidak penuh.

Halaman Selanjutnya

Berdasarkan aturan FIFA, seorang presiden maksimal dapat menjabat selama tiga periode atau 12 tahun.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |