VIVA – Keberhasilan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, meraih podium pada ajang Moto3 Grand Prix Brasil 2026 ternyata tidak lepas dari faktor mental. Mantan pembalap Indonesia, Doni Tata Pradita, membongkar kunci keberhasilan Veda hingga mampu finis tiga besar di Brasil.
Menurut Doni, kekuatan utama Veda bukan hanya soal kecepatan di lintasan, tetapi mental bertarung yang sangat kuat, terutama saat menghadapi tekanan di lap-lap akhir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Kalau saya lihat dari mentalnya, dia sangat percaya diri. Saat balapan berani fight dan punya fighting spirit yang bagus,” kata Doni disitat Antara.
Ia menilai keberanian Veda untuk tetap menyerang di lap terakhir menunjukkan kematangan mental, meskipun usianya masih sangat muda. Doni juga melihat adanya peningkatan kepercayaan diri yang signifikan dari seri pertama ke seri berikutnya.
Pada seri pembuka di Thailand, Veda finis di posisi kelima. Namun di Brasil, performanya meningkat dan mampu naik podium setelah berani mengambil risiko saat balapan memasuki fase akhir.
Pembalap Honda Team Asia dari Indonesia Veda Ega Pratama (9)
“Di Brasil dia terlihat lebih percaya diri dan sudah memahami peta kekuatan lawan. Di lap terakhir dia berani menyerang dan akhirnya bisa masuk tiga besar,” ujar Doni.
Selain mental, Doni juga menyoroti agresivitas serta kemampuan adaptasi Veda terhadap sirkuit internasional. Ia menilai kemampuan tersebut tidak lepas dari proses pembinaan yang dilalui Veda sejak level junior, mulai dari Asia Talent Cup, Red Bull Rookies Cup, hingga akhirnya menembus Moto3.
Menurut Doni, jenjang pembinaan seperti ini membuat pembalap lebih siap ketika naik ke level kejuaraan dunia.
“Dia cepat adaptasi dengan sirkuit internasional karena prosesnya sudah benar. Dari Asia Talent Cup, Red Bull Rookies Cup sampai Moto3, jadi memang sudah terlatih,” beber Doni.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Doni juga membandingkan sistem pembinaan pembalap saat ini dengan era ketika dirinya masih aktif balapan. Menurut dia, pembalap Indonesia sekarang memiliki jalur yang lebih jelas sehingga peluang untuk bersaing di level dunia semakin besar.
“Sekarang penjenjangannya sudah bagus. Pembalap ditempa dulu di Asia lalu ke Eropa sebelum ke kejuaraan dunia. Jadi lebih siap,” ujarnya.
Halaman Selanjutnya
Doni berharap Veda bisa menjaga konsistensi performanya sepanjang musim agar peluang untuk bersaing di papan atas tetap terbuka.

8 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
