ESDM Pastikan Zarubezhneft dari Rusia Bakal Lanjut Garap Blok Tuna di Juni 2026

6 hours ago 2

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:05 WIB

Jakarta, VIVA – Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung mengatakan, perusahaan migas asal Rusia, Zarubezhneft, bakal melanjutkan penggarapan Blok Tuna pada Juni 2026, setelah sempat tertunda akibat mundurnya Harbour Energy.

Tertundanya proyek Blok Tuna itu akibat mundurnya Premier Oil yang merupakan anak perusahaan Harbour Energy, yang menjadi mitra Zarubezhneft dalam menggarap proyek ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yuliot mengaku bahwa pihaknya juga telah bertemu dengan Zarubezhneft, dan membahas kelanjutan proyek Blok Tuna yang masih tertunda tersebut.

"Zarubezhneft menyatakan komitmennya untuk melanjutkan proyek tersebut pada Juni bulan depan," kata Yuliot dalam keterangannya, Jumat, 15 Mei 2026.

Wamen ESDM, Yuliot

Photo :

  • VIVA.co.id/Andri Mardiansyah (Padang)

Dia menjelaskan, pertemuan dengan pejabat Zarubezhneft itu dilakukan di sela kunjungan kerja menghadiri Sidang Komisi Bersama ke-14 RI-Rusia Bidang Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi, dan Teknik, yang berlangsung di Kazan, Rusia.

Pada pertemuan itu, Zarubezhneft menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan proyek Blok Tuna pada bulan Juni mendatang. 

“Pemerintah akan memberikan dukungan untuk kelanjutan proyek ini,” ujarnya.

Diketahui, Zarubezhneft memulai proyek di Indonesia sejak mengakuisisi 50 persen participating interest (PI) pada Proyek Tuna di Laut Natuna melalui anak usahanya, ZN Asia Ltd., pada tahun 2020.

Pada pertemuan ini, Zarubezhneft juga menyatakan keinginannya untuk dapat menggarap proyek-proyek migas lain di Indonesia guna mendukung peningkatan produksi migas Indonesia, melalui teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) dan reaktivasi sumur idle.

Ketertarikan Zarubezhneft untuk berinvestasi di Indonesia telah tercatat dalam dokumen Agreed Minutes Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-14 RI-Rusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rusia mencatat ketertarikan JSC Zarubezhneft untuk memperluas dan memperkuat kerja sama dengan mitra Indonesia, termasuk partisipasi dalam proyek baru bersama perusahaan minyak dan gas bumi Indonesia.

Rusia juga meminta dukungan penyelesaian proses compliance bagi perusahaan-perusahaan yang dinominasikan oleh Zarubezhneft guna memulai pengorganisasian suplai minyak ke Indonesia.

Blok Offshore South East Sumatra. (ilustrasi blok migas)

Dari Sumatera hingga Papua, Pemerintah Siap Lelang 10 Blok Migas Baru di IPA Convex

Laode mengatakan, pemerintah bakal melelang 10 blok migas baru dalam gelaran acara Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex).

img_title

VIVA.co.id

13 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |