Jakarta, VIVA – Pelatih Indonesia All Stars, Kurniawan Dwi Yulianto, mempercayakan ban kapten kepada Ezra Walian untuk memimpin tim menghadapi Aston Villa dalam laga bertajuk Aston Villa Pre-Season Tour Asia.
Pertandingan Indonesia All Stars melawan klub Premier League tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu, 1 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB. Duel ini menjadi bagian dari tur pramusim Aston Villa di Asia sekaligus persiapan tim asuhan Unai Emery sebelum menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada ajang Piala Super Eropa.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Keputusan menunjuk Ezra sebagai kapten bukan tanpa alasan. Menurut Kurniawan, penyerang berusia 28 tahun itu memiliki pengalaman yang dibutuhkan untuk memimpin skuad yang mayoritas dihuni pemain muda.
Mantan pelatih Sabah FC tersebut menilai Ezra telah terbiasa menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi sejak menimba ilmu di Eropa. Selain itu, pengalaman bersama Timnas Indonesia membuatnya layak menjadi panutan bagi rekan-rekan setimnya.
"Kita tahu Ezra pemain yang besar di Eropa, kemudian sudah terbiasa merasakan pertandingan dengan pressure yang tinggi, berhadapan dengan tim-tim besar," ujar Kurniawan dalam konferensi pers di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.
Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto (Kanan) dan kapten Indonesia All Stars Ezra Walian (Kiri)
Photo :
- Abdul Aziz Masindo/VIVA.co.id
"Pengalaman dia di tim nasional, kemudian saya tahu bagaimana dia menjadi leader di luar maupun di dalam lapangan. Jadi saya rasa Ezra pilihan yang tepat untuk memimpin teman-temannya besok," sambungnya.
Indonesia All Stars memang dihuni sejumlah pemain muda potensial seperti Hokky Caraka, Arkhan Kaka, Reno Salampessy, Jeam Kelly Sroyer, hingga Brandon Scheunemann. Kurniawan berharap kehadiran Ezra dapat membantu mereka menikmati pertandingan sekaligus menunjukkan kualitas saat menghadapi salah satu tim terbaik Inggris.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski berstatus laga persahabatan, Kurniawan menegaskan dirinya tidak ingin membebani para pemain dengan target yang berlebihan. Ia lebih memilih memberikan kebebasan kepada anak asuhnya untuk tampil lepas, namun tetap bertanggung jawab di lapangan.
"Saya berharap mereka tidak ada tekanan. Ini kesempatan mereka melawan tim besar dan mengukur kemampuan individu sampai di level mana. Saya ingin mereka benar-benar menikmati pertandingan, enjoy the game, dan mudah-mudahan bisa memberikan perlawanan," katanya.
Halaman Selanjutnya
Sementara itu, Ezra mengaku bangga dipercaya mengenakan ban kapten pada laga bergengsi tersebut. Baginya, pertandingan melawan Aston Villa memiliki makna tersendiri karena menjadi kesempatan pertama merasakan atmosfer bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

6 hours ago
1











