Jakarta, VIVA – Fakultas Biosains, Teknologi, dan Inovasi (FBTI) Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya terus memperkuat posisinya sebagai pusat pendidikan yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan berbasis sains dan teknologi. Upaya tersebut semakin nyata setelah tiga program studi di bawah naungannya meraih akreditasi internasional dari lembaga asal Jerman, ASIIN.
Pencapaian ini menjadi sinyal bahwa kualitas pendidikan di bidang biosains dan teknologi semakin mendapat pengakuan global. Bagi fakultas, akreditasi tersebut bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari langkah strategis untuk memperkuat fondasi akademik secara berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tiga program studi yang berhasil meraih akreditasi tersebut adalah Bioteknologi, Teknologi Pangan, dan Magister Bioteknologi. Penilaian dilakukan melalui pendekatan Outcome-Based Accreditation yang menitikberatkan pada kurikulum, kompetensi pengajar, fasilitas pembelajaran, hingga kualitas riset yang dihasilkan.
Akreditasi yang berlaku hingga April 2027 ini juga memberi dampak positif bagi pengembangan fakultas dalam jangka panjang. Standar internasional yang diterapkan mendorong peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan mitra industri dan institusi global.
Pihak fakultas melihat pencapaian ini sebagai momentum untuk terus berbenah dan mengembangkan potensi yang ada. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Dekan FBTI Unika Atma Jaya, Prof. Dr. Diana Elizabeth Waturangi.
“Melalui capaian ini, ke depannya FBTI berkomitmen untuk selalu meningkatkan kualitas pendidikan serta memperkuat posisi sebagai pusat pendidikan Biosains dan Teknologi yang unggul,” ujarnya, dikutip dari keterangan resmi Senin 9 Februari 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Keberhasilan meraih akreditasi internasional juga mencerminkan kerja kolektif civitas akademika dalam menjaga kualitas pendidikan secara konsisten. Para pimpinan program studi bersama tim akademik berperan penting dalam memastikan standar global dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan kampus.
Di sisi lain, pengakuan dari ASIIN turut menjadi dorongan bagi fakultas untuk memperluas jaringan kerja sama internasional. Kolaborasi riset, pertukaran akademik, serta pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri menjadi bagian dari langkah yang terus diperkuat.
Identitas Bisa Dicuri Lewat AI, Pakar Sebut Penipuan Lewat Deepfake Sudah Tak Terkendali
Jika dulu penipuan online identik dengan pesan spam atau telepon mencurigakan, kini wajah, suara, bahkan identitas seseorang bisa dipalsukan dengan sangat meyakinkan.
VIVA.co.id
8 Februari 2026

9 hours ago
2












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483201/original/035595200_1769341364-WhatsApp_Image_2026-01-25_at_17.53.37.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5256901/original/039184800_1750294371-ChatGPT_Image_Jun_19__2025__07_35_10_AM.jpg)




