Jakarta, VIVA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan investasi sumber daya manusia (SDM) terbesar untuk tahun 2045.
Hal tersebut disampaikan Dadan saat penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan BGN terkait MBG.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Program makan bergizi gratis adalah investasi SDM terbesar Pemerintah Republik Indonesia untuk menyongsong SDM yang berkualitas di tahun 2045,” kata Dadan di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Senin, 9 Februari 2026.
Suasana dapur MBG di Brebes saat akan menyiapkan untuk disalurkan ke sekolah
Belajar dari Jepang, India, dan Brasil, Dadan menyebut program makan bergizi tetap diperlukan meskipun tingkat pendidikan rata-rata warganya sudah tinggi.
Selain itu, dia menyebut MBG tetap dibutuhkan untuk mengatasi stunting di Indonesia. Sebab, program pemenuhan gizi yang diterapkan Jepang membuahkan hasil setelah puluhan tahun berjalan.
“Kita bisa melihat pengukuran yang dilakukan di Jepang setelah diadakan pengukuran dari tahun 1926 menuju tahun 2024, terjadi peningkatan tinggi badan rata-rata anak muda sebanyak 10 cm,” ujarnya.
“Jadi rata-rata tahun 1926 penduduk Jepang itu tingginya hanya 159,5 cm, tahun 2024 rata-rata 170 cm,” lanjut Dadan.
Dadan menambahkan peneitian juga membuktikan bahwa anak yang tumbuh sehat saat kecil akan tumbuh sebagai orang dewasa yang produktif.
“Nah, ketika masa dewasanya dengan produktivitas tinggi dan menghasilkan pendapatan tinggi, keturunannya jauh lebih baik dibandingkan orang tuanya,” tegas dia.
Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) terdiri dari nasi, ayam dan sayur
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Jadi genetik yang baik diikuti dengan pemenuhan gizi yang seimbang, saya kira akan menghasilkan generasi yang sehat, cerdas, kuat, dan ceria,” pungkas Dadan.
tvOnenews.com/Syifa Aulia
Anindya Bakrie Bakal Manfaatkan ABAC demi Pacu Investasi dan Integrasi Regional
Anindya bakal memanfaatkan momentum pertemuan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) dan Dewan Penasihat Bisnis APEC (ABAC), guna mendorong sejumla agenda.
VIVA.co.id
9 Februari 2026

5 hours ago
2












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483201/original/035595200_1769341364-WhatsApp_Image_2026-01-25_at_17.53.37.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5256901/original/039184800_1750294371-ChatGPT_Image_Jun_19__2025__07_35_10_AM.jpg)




