Romo, VIVA – Turnamen Italian Open 2026 akhirnya mencapai partai puncak yang ideal. Petenis nomor satu dunia sekaligus jagoan tuan rumah, Jannik Sinner, akan berhadapan dengan spesialis lapangan tanah liat asal Norwegia, Casper Ruud, pada laga final yang akan digelar di Foro Italico.
Langkah Sinner ke final dipastikan setelah ia menumbangkan unggulan asal Rusia, Daniil Medvedev, di babak semifinal. Kemenangan tersebut memperpanjang rekor kemenangan beruntun Sinner di level ATP Masters 1000 menjadi 33 pertandingan—sebuah catatan fenomenal yang menjadikannya pemain paling ditakuti di sirkuit saat ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ujian Berat Bagi Casper Ruud
Di sisi lain, Casper Ruud lolos ke final Italian Open untuk pertama kalinya setelah menang telak atas wakil Italia lainnya, Luciano Darderi, dengan skor 6-1, 6-1. Bagi Ruud, ini adalah final Masters 1000 ketiganya di lapangan tanah liat setelah sebelumnya berhasil menembus partai puncak di Monte-Carlo dan menjadi juara di Madrid tahun lalu.
Ruud membawa modal kepercayaan diri tinggi. Ia mengaku ingin memanfaatkan pengalaman bermain di 10 semifinal Masters 1000 untuk meredam agresivitas Sinner.
"Saya merasa dalam performa terbaik di tanah liat tahun ini, tapi melawan Jannik (Sinner) di depan pendukungnya sendiri adalah tantangan terbesar dalam tenis saat ini," ujar Ruud dilansir ATP.
Pertarungan Rekor dan Peringkat Final
ini bukan sekadar perebutan trofi, tapi juga ajang pembuktian konsistensi. Jika berhasil menang, Sinner akan semakin mengukuhkan posisinya di puncak peringkat ATP dan menjaga rekor tak terkalahkannya. Sementara itu, bagi Ruud, gelar juara akan membawanya kembali ke jajaran elit 10 besar dunia setelah sempat merosot beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Secara statistik, Sinner memang lebih diunggulkan berkat dukungan penuh publik Roma dan performa yang hampir tanpa celah sepanjang musim 2026. Namun, Ruud yang dikenal sebagai "Raja Tanah Liat" baru tidak bisa diremehkan begitu saja, terutama jika ia mampu mendikte permainan dengan pukulan forehand topspin andalannya.
Laga final sektor tunggal putra ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu waktu setempat, menutup rangkaian turnamen bergengsi di ibu kota Italia tersebut.
Imbas Perayaan Inter Milan Juara, Laga Tenis Italian Open Sempat Dihentikan Akibat Asap Kembang Api
Asap tersebut berasal dari perayaan gelar juara Inter Milan yang baru saja menumbangkan Lazio 2-0 di final Coppa Italia. Pertandingan tenis sampai harus terhenti.
VIVA.co.id
14 Mei 2026

4 hours ago
2











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
