Jakarta, VIVA – Akun Instagram pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina mendadak jadi perbincangan publik. Akun bersama mereka, @raffinagita1717, diketahui mengalami penurunan jumlah pengikut yang cukup drastis dalam waktu singkat.
Sebelumnya, akun tersebut sempat menembus angka 77 juta followers. Namun belakangan, jumlah pengikutnya terlihat turun menjadi sekitar 75,7 juta akun. Penurunan jutaan followers itu langsung memicu berbagai reaksi netizen di media sosial. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Banyak pengguna Instagram bertanya-tanya mengenai penyebab turunnya angka pengikut pasangan yang dikenal sebagai salah satu artis dengan jumlah followers terbesar di Indonesia tersebut. Tak sedikit pula yang menduga adanya masalah teknis pada platform Instagram.
Meski begitu, sejumlah netizen menilai penurunan tersebut bukan hanya terjadi pada akun Raffi dan Nagita saja. Mereka menyebut banyak akun lain juga mengalami hal serupa dalam waktu bersamaan.
“Jangankan raffi ahmad aku gua sm yg laen juga tiba2 jd 999 pdhl awalnya hampir 3000? lagi eror gaes.”
Komentar lain juga menyebut bahwa penurunan followers terjadi secara merata di berbagai akun media sosial.
“Ternyata penurunan ini merata min bukan terjadi pada akun @raffinagita1717 aja.”
Diduga Efek Pembersihan Akun Bot oleh Instagram
Fenomena berkurangnya jumlah followers secara besar-besaran ini diduga berkaitan dengan kebijakan rutin Instagram dalam membersihkan akun palsu dan akun tidak aktif.
Platform milik Meta tersebut memang diketahui secara berkala melakukan penghapusan terhadap akun bot, spam, hingga akun yang sudah lama tidak digunakan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas interaksi di dalam platform.
Karena itu, penurunan jumlah followers pada akun besar seperti milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina dianggap sebagai hal yang cukup wajar. Bahkan, beberapa selebritas dunia juga disebut mengalami kondisi serupa.
“ada pembersihan bot min selebgram dunia juga pada gitu.”
Selain itu, ada pula netizen yang menilai kebijakan tersebut justru membuat angka followers menjadi lebih organik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“kebijakan IG yg apus akun non aktif atau akun fake.”
Engagement Dinilai Bisa Lebih Berkualitas
Halaman Selanjutnya
Meski jumlah followers berkurang, sebagian pengguna media sosial menilai kondisi tersebut tidak selalu berdampak buruk. Dengan berkurangnya akun palsu atau bot, tingkat interaksi akun justru bisa menjadi lebih sehat karena berasal dari pengguna asli.

5 days ago
9











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)