VIVA – Hampir dua dekade telah berlalu sejak dunia hiburan Tanah Air dikejutkan oleh kabar meninggalnya penyanyi Alda Risma. Sosok yang dikenal lewat lagu legendaris 'Aku Tak Biasa' itu mengembuskan napas terakhir di usia yang masih sangat muda, yakni 24 tahun.
Kepergiannya bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga dan penggemar, tetapi juga memunculkan salah satu kasus kriminal yang sempat menyita perhatian publik karena melibatkan orang terdekatnya sendiri.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Nama Alda Risma sempat menjadi salah satu penyanyi perempuan paling bersinar di akhir 1990-an. Namun, perjalanan hidup dan kariernya berakhir tragis setelah ia ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar hotel di Jakarta pada 12 Desember 2006.
Berikut perjalanan karier hingga kronologi kasus yang menewaskannya, sebagaimana dihimpun Viva pada Rabu, 29 Juli 2026.
1. Melejit lewat lagu Aku Tak Biasa
Alda Risma Elfariani lahir di Bogor, Jawa Barat, pada 23 November 1982. Ia merupakan anak ketiga dari delapan bersaudara pasangan Halimah dan Amir Farid Rizal.
Bakat menyanyinya sudah terlihat sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Saat itu, ia pernah diminta gurunya menyanyikan lagu "Surat Undangan" milik Diah Iskandar sebagai bentuk hukuman. Tak disangka, kemampuan vokalnya justru membawanya menjadi juara dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) di Jawa Barat.
Popularitas Alda mulai menanjak ketika masih remaja. Pada usia 14 tahun, ia berkolaborasi dengan grup vokal asal Inggris, Code Red, lewat lagu We Can Make It dalam album Scarlet.
Namanya semakin dikenal luas setelah merilis single Aku Tak Biasa pada 1998. Lagu ciptaan Rudy Loho tersebut sukses besar di Indonesia hingga Malaysia dan mengantarkan Alda meraih penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) 1998 untuk kategori Artis Solo Wanita Pop Terbaik.
Setelah album debutnya sukses, Alda merilis album kedua bertajuk Kupilih yang Mana pada 2001. Sayangnya, album tersebut tidak mampu mengulang kesuksesan sebelumnya meski ia juga aktif bermain sinetron seperti Kesucian Prasasti, Romantika, Kumasih Milikmu, dan Kesetiaan yang Retak.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
2. Kehidupan pribadi yang jadi sorotan dan kasus kematiannya
Kehidupan pribadi Alda juga sempat menjadi sorotan. Ia pernah bertunangan dengan produser Blackboard, Iwan Sastrawijaya. Namun, hubungan mereka kandas sebelum sempat melangkah ke pelaminan. Setelah itu, nama Alda kembali muncul di pemberitaan usai mengalami kecelakaan lalu lintas pada 19 Juni 2006.
Halaman Selanjutnya
Beberapa bulan kemudian, tepatnya pada 12 Desember 2006, Alda ditemukan meninggal dunia di kamar 432 Hotel Grand Menteng, Jakarta. Saat dilakukan pemeriksaan, tim forensik menemukan sekitar 20 hingga 25 bekas suntikan di tubuhnya.

1 week ago
4



















