Jakarta, VIVA – Wabah virus langka kembali mengguncang dunia internasional. Kali ini, sorotan tertuju pada kapal pesiar mewah MV Hondius yang tengah berlayar di Samudra Atlantik setelah dilaporkan menjadi lokasi penyebaran hantavirus mematikan yang diduga berasal dari tikus.
Kasus ini menjadi perhatian global setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sedikitnya delapan kasus terkait wabah tersebut. Dari jumlah itu, lima kasus telah terkonfirmasi positif, sementara tiga lainnya masih berstatus suspect. Tragisnya, tiga orang dilaporkan meninggal dunia. Scroll untuk informasi selengkapnya, yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hantavirus sendiri dikenal sebagai virus berbahaya yang dapat menular melalui paparan urine, air liur, atau kotoran tikus yang terkontaminasi. Dalam kondisi tertentu, partikel virus bisa menyebar melalui udara dan terhirup manusia.
Kasus di kapal pesiar ini mengingatkan publik pada kematian Betsy Arakawa, istri aktor Hollywood Gene Hackman, yang sempat menghebohkan dunia hiburan internasional.
Dilansir Entertainment Weekly, Betsy Arakawa dinyatakan meninggal akibat Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di kediamannya di Santa Fe, New Mexico, pada Februari 2025. Sementara sang suami, Gene Hackman, meninggal karena penyakit kardiovaskular yang diperparah komplikasi Alzheimer.
Dari hasil pemeriksaan rumah pasangan tersebut, aparat setempat menemukan sarang tikus dan jejak kotoran hewan pengerat yang diyakini menjadi sumber penyebaran virus mematikan itu.
Meski sama-sama terkait hantavirus, pola penyebaran kasus di MV Hondius disebut berbeda. Pada kasus Betsy Arakawa, penularan diduga terjadi langsung dari lingkungan rumah yang terkontaminasi tikus.
Sedangkan di kapal pesiar MV Hondius, wabah mulai terdeteksi setelah kapal berangkat dari Ushuaia, Argentina pada 1 April 2026. Korban pertama dilaporkan meninggal pada 11 April saat kapal masih berada di tengah pelayaran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Situasi semakin mengkhawatirkan ketika kapal sempat bersandar di St. Helena pada 24 April. Sejumlah penumpang diketahui turun ke daratan bersama jenazah korban, memicu kekhawatiran akan potensi penyebaran lebih luas.
Tak lama berselang, korban kedua dilaporkan meninggal dunia di Afrika Selatan usai melakukan perjalanan udara dari pelabuhan tersebut. Sementara korban ketiga meninggal di atas kapal pada 2 Mei lalu.
Halaman Selanjutnya
Hingga kini, MV Hondius masih berada dalam pengawasan ketat otoritas kesehatan internasional. Kapal itu dijadwalkan menuju Tenerife di Kepulauan Canary untuk menjalani pemeriksaan medis lanjutan dan penanganan terhadap para penumpang yang tersisa.

4 days ago
5











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)