Harapan Tokoh Muda NU Terhadap Hasil Muktamar

5 hours ago 2

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:07 WIB

Jakarta, VIVA – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di Jombang, Jawa Timur, berbagai pandangan mulai bermunculan terkait sosok yang dinilai layak memimpin Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk periode mendatang.

Salah satunya datang dari tokoh muda NU, Hatim Gazali. Menurut dia, Muktamar bukan sekadar forum memilih ketua umum, tetapi juga menjadi momentum penting menentukan arah organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengacu pada survei Alvara Research Center pada akhir 2025, sekitar 140 juta warga Indonesia mengidentifikasi diri sebagai Nahdliyin. Dengan jumlah tersebut, Hatim menilai kepemimpinan NU memiliki peran strategis dalam kehidupan keagamaan, kebangsaan, hingga kemanusiaan.

Menurut Hatim, terdapat sejumlah kriteria yang perlu dimiliki calon Ketua Umum PBNU agar mampu membawa organisasi menghadapi dinamika zaman.

“Selain itu, pemimpin NU perlu memiliki wawasan nasional dan global, menjaga independensi organisasi dengan tidak menjadi bagian dari partai politik maupun tidak sedang menduduki jabatan politik, serta mampu menjadikan NU sebagai kekuatan masyarakat sipil yang tetap kritis sekaligus konstruktif,” kata Hatim di Jakarta, Minggu, 2 Agustus 2026.

Selain memiliki wawasan yang luas, ia menilai pemimpin NU juga perlu mampu menjadi pemersatu organisasi, memiliki akar yang kuat di lingkungan pesantren, serta mempunyai pengalaman panjang dalam berkhidmat di berbagai jenjang kepengurusan.

Hatim juga berpandangan bahwa kepemimpinan NU ke depan perlu tetap berpihak kepada masyarakat, menjaga tradisi pesantren, sekaligus mendorong modernisasi organisasi agar mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

Menurut dia, figur yang terpilih nantinya diharapkan dapat menjaga marwah organisasi, memperkuat pelayanan kepada warga Nahdliyin, serta meningkatkan kontribusi NU dalam menjawab berbagai persoalan bangsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Hatim berharap Muktamar PBNU dapat berlangsung dengan baik dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa NU terus berkembang memasuki abad keduanya.

Ia juga mengajak warga Nahdliyin untuk mengikuti proses Muktamar secara bijak dan memberikan perhatian terhadap rekam jejak, integritas, serta kapasitas kepemimpinan para calon yang akan maju dalam pemilihan Ketua Umum PBNU.

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo: Kalau Anak Buruh Lulus IPDN, Siapa Tahu Nanti Jadi Pemimpin yang Hebat

Prabowo menegaskan, keberhasilan 10 lulusan terbaik Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII Tahun 2026 yang seluruhnya berasal dari keluarga sederhana.

img_title

VIVA.co.id

29 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |