VIVA – Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, meyakini Vietnam tidak akan kembali menerapkan permainan keras saat kedua tim bertemu pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin 3 Agustus 2026. Bek berusia 24 tahun itu menilai kehadiran Video Assistant Referee (VAR) akan membuat para pemain Vietnam lebih berhati-hati di lapangan.
Pertandingan Indonesia kontra Vietnam diprediksi berlangsung sengit karena menjadi salah satu laga penentu di Grup A. Selain persaingan memperebutkan tiket semifinal, duel kedua tim juga kerap diwarnai tensi tinggi dalam beberapa pertemuan sebelumnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Rizky Ridho menyadari Vietnam memiliki reputasi sebagai tim yang sering bermain keras ketika menghadapi Timnas Indonesia. Namun, menurutnya situasi kali ini akan berbeda karena penggunaan VAR membuat setiap pelanggaran dapat ditinjau kembali oleh wasit.
Rizky Ridho dan Sandy Walsh
Photo :
- VDN/Julio Tri Saputra
"Ya, saya rasa saya fokus pada tim kita sendiri. Dan mungkin dia (Vietnam) enggak akan ngelakuin (permainan kasar) beberapa tahun yang lalu akan sama dia lakukan di pertandingan besok," ujar Rizky Ridho dalam konferensi pers, Minggu 2 Agustus 2026.
Ridho menambahkan bahwa penggunaan VAR akan membuat kedua tim sama-sama lebih berhati-hati dalam melakukan pelanggaran.
"Karena kita menggunakan VAR juga. Jadi pasti mereka akan hati-hati sama seperti kita. Jadi, saya fokus ke tim saya sendiri saja," lanjutnya.
Bagikan Pengalaman Hadapi Vietnam
Selain berbicara mengenai laga melawan Vietnam, Rizky Ridho juga mengaku berbagi pengalaman kepada rekan-rekannya yang baru menjalani debut bersama Timnas Indonesia di ajang Piala AFF.
Menurut bek Persija Jakarta tersebut, para pemain baru telah mendapat gambaran mengenai karakter permainan Vietnam melalui pertandingan-pertandingan sebelumnya.
"Ya tentunya teman-teman yang baru mendapatkan caps untuk pertandingan AFF, saya rasa juga mereka menonton di mana kita melawan Vietnam di partai-partai sebelumnya. Dan mereka juga kita juga sharing sama mereka gimana kita tough-nya (keras) melawan Vietnam," kata Ridho.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski demikian, Ridho menegaskan fokus utama Timnas Indonesia bukan pada kemungkinan permainan keras lawan, melainkan menjalankan strategi yang telah disiapkan tim pelatih.
"Tapi balik lagi di awal kita fokus dengan plan apa yang diberikan pelatih, dan kita fokus tujuan kami untuk bangkit ke depannya. Jadi fokus kita step by step," ujarnya.
Pengakuan Pelatih Vietnam Kim Sang-sik soal Aksi Mata-matai Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
Kim Sang-sik mengungkap alasan hadir menyaksikan laga Timnas Indonesia vs Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026. Pelatih Vietnam mengaku menganalisis permainan Garuda.
VIVA.co.id
2 Agustus 2026

6 hours ago
1












