Harga Nintendo Switch 2 Naik

4 days ago 4

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:00 WIB

VIVA Nintendo resmi mengumumkan revisi harga global untuk berbagai produknya, termasuk Nintendo Switch 2, lini Nintendo Switch generasi sebelumnya, hingga layanan Nintendo Switch Online. Kebijakan baru ini akan mulai berlaku bertahap di sejumlah wilayah mulai Mei hingga September 2026.

Photo :

  • Instagram @nintendoamerica

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kenaikan harga terbesar terjadi pada Nintendo Switch 2. Di Amerika Serikat, harga konsol tersebut naik dari 449,99 dolar atau sekitar Rp7 jutaan menjadi 499,99 dolar atau setara Rp8,6 jutaan. Sementara di Eropa, harga Switch 2 kini mencapai 499,99 euro atau sekitar Rp 10 jutaan setelah sebelumnya dijual sekitar 469,99 euro atau setara Rpp9 jutaan. Jepang juga menjadi salah satu wilayah dengan penyesuaian harga paling besar.

Nintendo menyebut perubahan harga ini dipengaruhi oleh kondisi pasar global, meningkatnya biaya produksi komponen, nilai tukar mata uang, hingga tarif perdagangan internasional. Perusahaan juga menyoroti naiknya harga memori dan storage akibat tingginya permintaan industri AI yang ikut memengaruhi biaya produksi perangkat gaming modern.

Tidak hanya konsol terbaru, model Nintendo Switch OLED dan Nintendo Switch standar di Jepang juga mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Selain perangkat keras, tarif langganan Nintendo Switch Online turut direvisi untuk beberapa region.

Meski harga naik, Nintendo memastikan keputusan ini bukan karena penjualan Switch 2 melemah. Justru, konsol generasi terbaru tersebut disebut berhasil mencatat penjualan hampir 20 juta unit dalam tahun fiskal pertamanya, melampaui pencapaian awal Switch generasi pertama.

Namun, Nintendo memprediksi penjualan Switch 2 akan melambat pada tahun fiskal berikutnya. Perusahaan juga memperkirakan dampak biaya produksi dan tarif global dapat mengurangi pendapatan hingga sekitar 100 miliar yen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan kenaikan harga ini langsung memicu banyak reaksi dari komunitas gamer di media sosial dan forum Reddit. Sebagian pemain memahami alasan Nintendo karena kondisi ekonomi global memang sedang tidak stabil. Namun, tidak sedikit pula yang menilai harga Switch 2 kini mulai terlalu mahal dibanding sebelumnya.

Beberapa analis industri game menyebut langkah Nintendo sebenarnya mengikuti tren yang sudah lebih dulu dilakukan Sony dan Microsoft. Dalam dua tahun terakhir, biaya produksi konsol dan komponen elektronik terus meningkat akibat krisis chip, inflasi, dan lonjakan kebutuhan hardware AI di berbagai industri.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |