Jakarta, VIVA – Yamaha Xmax 250 dan Honda Forza 250 menjadi dua skuter matik bongsor yang cukup dikenal di pasar Indonesia. Keduanya sama-sama menawarkan mesin 250cc, tetapi harga bekasnya saat ini menunjukkan perbedaan yang cukup menarik.
Berdasarkan sejumlah listing motor bekas yang dilihat VIVA Otomotif Senin 21 September 2026, Yamaha Xmax produksi 2018 sudah bisa ditemukan di kisaran Rp50 jutaan. Sementara unit tahun 2019 berada sekitar Rp46–48 juta, tergantung kondisi, jarak tempuh dan kelengkapan kendaraan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Untuk tahun yang lebih muda, harga Xmax bekas tidak selalu turun secara linear. Xmax produksi 2022 misalnya, masih ditawarkan sekitar Rp55–56 juta, sedangkan unit 2023 berada di kisaran Rp56–62 juta dan keluaran 2024 sekitar Rp63 juta.
Unit Xmax tahun 2025 juga masih berada di kisaran Rp65–69 juta. Artinya, untuk model yang relatif muda, harga bekasnya masih cukup dekat dengan harga motor baru, sehingga perbedaan harga perlu dibandingkan berdasarkan tahun produksi dan kondisi masing-masing unit.
Sementara itu, Honda Forza 250 memiliki harga bekas yang cenderung lebih tinggi. Unit produksi 2018 yang beredar di pasar bekas saat ini berada di kisaran Rp59–64 juta, sedangkan tahun 2019 sekitar Rp63–67 juta.
Harga tersebut terus meningkat pada unit yang lebih muda. Forza produksi 2021 misalnya, masih ditemukan di sekitar Rp70 jutaan, sedangkan unit 2022 berada di kisaran Rp75–80 juta.
Untuk Forza tahun 2023, beberapa listing bahkan berada di kisaran Rp80–88 juta. Perbedaan harga setiap unit cukup besar karena dipengaruhi kondisi kendaraan, kilometer, aksesori serta riwayat perawatan.
Jika dibandingkan pada tahun produksi yang berdekatan, Xmax terlihat memiliki harga bekas lebih rendah dibandingkan Forza. Selisihnya dapat mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah, tergantung tahun dan kondisi unit yang dibandingkan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, harga listing tidak selalu sama dengan harga transaksi akhir. Motor dengan kilometer rendah, kondisi standar, dokumen lengkap dan riwayat servis yang jelas biasanya ditawarkan lebih tinggi dibandingkan unit yang sudah banyak dimodifikasi atau membutuhkan perbaikan.
Karena itu, calon pembeli sebaiknya tidak hanya melihat harga termurah. Kondisi mesin, CVT, kaki-kaki, kelistrikan, bodi, surat-surat serta riwayat perawatan tetap perlu diperiksa sebelum melakukan transaksi.
Honda Indonesia Mulai Tertekan Merek China
Honda menjadi salah satu merek Jepang yang mengalami tekanan cukup besar, terlihat dari penurunan penjualan sepanjang Januari-Agustus 2026. Persaingan makin sengit
VIVA.co.id
21 September 2026

4 hours ago
3




















