Jakarta, VIVA – Nama Nanik S Deyang kembali menjadi sorotan publik setelah resmi ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana yang dicopot dari jabatannya.
Penunjukan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa malam, 2 Juni 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebagai pimpinan baru BGN, Nanik kini memegang tanggung jawab besar dalam mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran.
Di tengah sorotan terhadap posisi barunya, publik turut menyoroti laporan harta kekayaan milik Nanik S Deyang yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Total Kekayaan Nanik S Deyang Rp6,3 Miliar
Berdasarkan data LHKPN yang dilaporkan pada 17 Januari 2025, Nanik S Deyang tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp6.303.290.605.
Mayoritas aset yang dimiliki Nanik berasal dari tanah dan bangunan.
Dalam laporan tersebut, Nanik diketahui tidak memiliki utang sehingga seluruh aset yang dilaporkan menjadi total kekayaan bersih miliknya.
Berikut rincian kekayaan Nanik S Deyang berdasarkan LHKPN:
- Tanah dan Bangunan: Rp5,4 Miliar
- Nanik memiliki delapan aset tanah dan bangunan dengan total nilai mencapai Rp5.402.000.000.
Sebagian besar properti tersebut berada di wilayah Depok dan Bekasi.
Rinciannya meliputi:
- Tanah dan bangunan di Bekasi senilai Rp700 juta
- Properti di Depok senilai Rp1,5 miliar
- Properti lain di Depok senilai Rp1,2 miliar
- Aset tanah dan bangunan lainnya di Depok mulai dari Rp163 juta hingga Rp700 juta
Seluruh aset tersebut dilaporkan berasal dari hasil sendiri.
Koleksi Mobil Capai Rp705 Juta
Selain properti, Nanik juga memiliki sejumlah kendaraan dengan total nilai Rp705 juta.
Tiga mobil yang tercatat dalam laporan kekayaannya yakni:
- BMW 520i CKD A/T tahun 2014 senilai Rp460 juta
- Toyota Avanza 1300 G tahun 2007 senilai Rp65 juta
- Toyota Fortuner 2.7 Lux A/T tahun 2013 senilai Rp180 juta
Seluruh kendaraan tersebut juga dilaporkan sebagai hasil sendiri.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kas dan Setara Kas Rp196 Juta
Dalam laporan LHKPN, Nanik juga mencatat kepemilikan kas dan setara kas sebesar Rp196.290.605.
Halaman Selanjutnya
Sementara untuk kategori surat berharga, harta bergerak lainnya, dan harta lain, tidak tercatat nilai aset tambahan.

2 hours ago
2















