VIVA – Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan atas wakil Thailand, Port FC pada laga pemungkas Grup B Piala Presiden 2026. Dalam partai yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (1/8/2026), tuan rumah menang dengan skor 2-1.
Dengan hasil ini, Persebaya Surabaya lolos ke babak semifinal sebagai juara grup B setelah mengoleksi sembilan poin. Tim berjuluk Bajul Ijo tersebut akan menghadapi Arema FC di pertandingan semifinal.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara Port FC gagal melangkah ke babak setelah kalah selisih gol dari Persija Jakarta yang sama-sama mengoleksi empat poin. Macan Kemayoran dijadwalkan bertemu Persib Bandung di babak semifinal.
Jalannya Pertandingan
Bajol Ijo tampil agresif begitu pertandingan dimulai. Meski demikian, Port FC justru mampu lebih dulu memberikan ancaman serius ke lini pertahanan tuan rumah melalui sejumlah serangan cepat.
Kiper Persebaya, Reza Arya, menjadi penyelamat pada awal pertandingan. Penjaga gawang berusia 25 tahun itu melakukan dua penyelamatan penting pada menit kedua untuk menggagalkan peluang emas wakil Thailand sekaligus menjaga skor tetap imbang.
Persebaya kemudian mulai menemukan ritme permainan. Malik Risaldi memperoleh kesempatan pada menit kelima setelah menerima bola di area pertahanan lawan, tetapi kontrol yang kurang sempurna membuat peluang tersebut gagal diselesaikan menjadi gol.
Setelah lebih banyak bertahan, Port FC perlahan mengambil alih penguasaan permainan. Dominasi tim asal Thailand itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-30 ketika mereka sukses membobol gawang Reza Arya dan unggul 1-0.
Tertinggal satu gol membuat Persebaya meningkatkan intensitas serangan. Respons cepat pun datang melalui aksi individu Miguel Pereira yang memperlihatkan kualitasnya dengan melewati hadangan pemain lawan sebelum menaklukkan kiper Port FC untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menjelang berakhirnya babak pertama, Persebaya hampir membalikkan keadaan. Ricky Pratama melepaskan tembakan keras pada menit ke-43, tetapi bola hanya menghantam mistar gawang sehingga peluang emas itu belum menghasilkan gol.
Wasit memberikan tambahan waktu empat menit, namun kedua tim gagal menciptakan peluang yang benar-benar berbahaya. Hingga turun minum, skor 1-1 tetap bertahan.
Halaman Selanjutnya
Memasuki babak kedua, pelatih Bernardo Tavares menambah daya gedor di lini depan. Francisco Rivera sampai Alex Martins turut dimasukkan untuk mempertajam lini serang.

6 hours ago
5











