Heboh Drone Terbang Dekati Mekkah, PM Palestina: Saya Mengecam dengan Tegas, Ini Keji dan Biadab!

3 days ago 4

Rabu, 16 September 2026 - 16:58 WIB

VIVA – Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif buka suara terkait insiden drone yang dicegat pertahanan udara Arab Saudi di dekat Kota Suci Mekkah. Ia mengecam keras insiden tersebut sekaligus menyerukan agar seluruh pihak menahan diri dan tidak membawa kawasan tersebut ke dalam eskalasi konflik yang lebih luas.

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui akun X pada Rabu, 16 September 2026, Shehbaz menyebut upaya serangan drone tersebut sebagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya mengecam dengan tegas upaya serangan drone yang keji dan biadab terhadap Situs Suci Makkah Al-Mukarramah," ujar Shehbaz.

Shehbaz kemudian meminta seluruh pihak yang terlibat dalam konflik untuk mengendalikan diri. Menurutnya, kawasan tersebut sudah terlalu lama mengalami dampak konflik sehingga jalur dialog dan diplomasi perlu dikedepankan.

"Saya kembali menyerukan kepada seluruh pihak untuk menahan diri semaksimal mungkin dan mundur dari ambang eskalasi lebih lanjut. Kawasan kita telah terlalu banyak menderita akibat konflik. Dialog dan diplomasi tetap menjadi satu-satunya jalan berkelanjutan menuju perdamaian," katanya.

Pakistan Tegaskan Dukungan untuk Arab Saudi

Shehbaz juga memberikan apresiasi kepada pasukan pertahanan Arab Saudi yang disebut berhasil bertindak cepat dalam menghadapi ancaman tersebut.

Ia memuji kewaspadaan, keberanian, dan profesionalisme pasukan Saudi yang mencegat drone sebelum memasuki wilayah udara terlarang di atas Makkah.

Pakistan, kata Shehbaz, tetap berdiri bersama Arab Saudi dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah negara tersebut, termasuk keamanan dua kota suci umat Islam, Makkah dan Madinah.

"Pakistan berdiri teguh, bahu-membahu dengan Kerajaan Arab Saudi sebagai negara sahabat, dalam mempertahankan kedaulatan dan keutuhan wilayahnya, serta menjaga keamanan dan kesucian Dua Kota Suci," tuturnya.

Drone Dicegat Sebelum Masuk Wilayah Udara Terlarang Makkah

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, koalisi pimpinan Arab Saudi melaporkan bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah drone di sebelah selatan Makkah.

Juru bicara koalisi, Turki al-Malki, mengatakan drone tersebut dicegat sekitar pukul 18.50 waktu setempat pada Selasa, 15 September 2026. Drone dihancurkan sebelum memasuki wilayah udara terlarang di atas Kota Makkah, sementara puing-puingnya dilaporkan jatuh di wilayah selatan kota.

Halaman Selanjutnya

Pihak Saudi menyebut drone tersebut diluncurkan oleh kelompok Houthi yang berbasis di Yaman. Namun, tuduhan tersebut dibantah oleh Houthi. Kelompok tersebut menyatakan tidak menargetkan Makkah maupun situs-situs suci umat Islam.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |