Hindari Macet Saat Mudik, Ini Waktu Terbaik untuk Berangkat ke Kampung Halaman

1 hour ago 1

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:40 WIB

Jakarta, VIVA – Mudik Lebaran jadi tradisi tahunan yang selalu dinanti jutaan masyarakat Indonesia. Namun di balik kebahagiaan pulang ke kampung halaman, kemacetan panjang di jalan raya kerap menjadi tantangan utama yang membuat perjalanan jadi melelahkan dan memakan waktu lebih lama dari seharusnya.

Agar arus mudik lebih lancar dan Anda tidak terjebak di tengah antrian kendaraan, memilih waktu keberangkatan yang tepat menjadi salah satu strategi penting.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi Mudik Gratis Sepeda Motor.

Photo :

  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarok

Pemerintah dan berbagai pihak terkait bahkan sudah memprediksi puncak arus mudik agar pemudik bisa mengatur jadwal perjalanan dengan cermat.

Berikut VIVA rangkum Rabu, 11 Maret 2026, panduan waktu mudik yang sebaiknya Anda pertimbangkan untuk menghindari macet dan sampai lebih cepat di kampung halaman.

Menurut prediksi pemerintah dan pakar transportasi, ada masa tertentu ketika volume kendaraan di jalan raya meningkat drastis menjelang Lebaran. Arus mudik biasanya mencapai puncaknya beberapa hari sebelum Hari Raya hingga H‑1.

Idealnya, pemudik disarankan:

Berangkat lebih awal, jauh sebelum puncak arus dimulai.

Menghindari rentang waktu yang diprediksi paling ramai, untuk meminimalkan waktu terjebak macet panjang.

Dengan berangkat beberapa hari lebih cepat, Anda tidak hanya dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman, tetapi juga mengurangi stres akibat kepadatan lalu lintas.

Pilih Waktu Keberangkatan Berdasarkan Jam Perjalanan

Selain memilih tanggal, jam keberangkatan juga sangat menentukan kondisi lalu lintas yang akan dihadapi. Studi pola perjalanan menunjukkan tingginya volume kendaraan pada jam‑jam tertentu:

07.00–10.00 pagi sering jadi waktu sibuk karena banyak pemudik berangkat setelah sholat subuh dan sarapan.

Jam siang hingga sore biasanya juga meningkat karena campuran pemudik dan lalu lintas lokal.

Dengan begitu, berangkat sangat pagi sebelum jam sibuk, atau di malam hari/larut malam bisa menjadi pilihan agar jalan relatif lebih lengang dan perjalanan Anda lebih cepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiap tahun, pihak kepolisian dan pengelola jalan menerapkan rekayasa lalu lintas seperti sistem one‑way, contraflow, atau ganjil‑genap di sejumlah ruas tol utama.

Misalnya, pada mudik Lebaran 2026, sistem one‑way akan diterapkan di beberapa segmen jalan tol pada puncak arus mudik. Jika Anda tetap memilih berangkat pada tanggal tersebut, meskipun arus menjadi satu arah, volume kendaraan tetap tinggi sehingga perjalanan tetap berpotensi macet.

Halaman Selanjutnya

Oleh karena itu, merencanakan jadwal keberangkatan sebelum atau setelah periode rekayasa ini bisa membantu Anda terhindar dari kepadatan yang ekstrem.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |