Prediksi Real Madrid Vs Manchester City di Liga Champions

1 hour ago 1

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:32 WIB

VIVA Real Madrid akan menghadapi Manchester City pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026. Pertandingan berlangsung di Santiago Bernabeu, Kamis dini hari WIB, 12 Maret 2026.

Duel antara Real Madrid dan Manchester City kini seperti laga klasik baru di sepak bola Eropa. Pertemuan kedua tim di UEFA Champions League nyaris selalu terjadi tiap musim dan selalu menghadirkan drama berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam beberapa tahun terakhir, duel ini memang penuh cerita. Pada 2020, taktik Pep Guardiola sukses mengejutkan Zinedine Zidane. Lalu pada 2022, publik dibuat terpana oleh remontada dramatis Madrid di Santiago Bernabeu.

Setahun kemudian giliran City yang tampil dominan dengan kemenangan telak. Pada 2024, Madrid bertahan mati-matian sebelum lolos lewat adu penalti. Sedangkan musim lalu, Kylian Mbappé menjadi bintang yang menentukan jalannya duel.

Pada pertemuan sebelumnya musim ini di Bernabeu, Manchester City berhasil menang 2-1. Gol Erling Haaland dari titik penalti menjadi penentu setelah pelanggaran yang dilakukan Antonio Rüdiger.

Namun skor tersebut sebenarnya tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya pertandingan. Laga berjalan cukup seimbang dan City harus bekerja keras mengamankan kemenangan di menit-menit akhir.

Kali ini situasinya sedikit berbeda. Real Madrid datang tanpa Mbappe sehingga secara logika membuat mereka tampak sebagai underdog.

Namun menghadapi Madrid, logika sering kali tidak berlaku.

Los Blancos masih punya pemain yang bisa membuat perbedaan, terutama Vinícius Júnior. Winger asal Brasil itu sudah beberapa kali menjadi mimpi buruk bagi City dalam duel-duel sebelumnya.

Madrid juga dikenal sangat berbahaya saat melakukan serangan balik cepat. Data menunjukkan sekitar 30 persen peluang mereka tercipta dari situasi transisi.

Selain Vinicius, kreativitas Arda Güler serta kemampuan distribusi bola Trent Alexander-Arnold bisa menjadi ancaman bagi garis pertahanan tinggi Manchester City.

Berbeda dengan Madrid yang kerap bermain spontan, pola serangan Manchester City jauh lebih terstruktur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim asuhan Guardiola biasanya sabar mengalirkan bola hingga menemukan ruang tembak terbaik. Mayoritas peluang mereka tercipta di area tengah kotak penalti.

Selain Haaland sebagai ujung tombak, pemain seperti Rayan Cherki dan Antoine Semenyo sering bergerak di antara lini untuk menciptakan kombinasi serangan.

Halaman Selanjutnya

City juga sangat berbahaya lewat umpan cutback dari sisi sayap yang diarahkan ke titik penalti—situasi yang sering menghasilkan peluang emas.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |