Houthi Diklaim Serang Mekkah, Kemenhaj Keluarkan Imbauan Perjalanan Umrah

3 days ago 13

Kamis, 17 September 2026 - 06:20 WIB

VIVA –Kementrian Haji dan Umroh mengeluarkan imbauan untuk jamaah umrah yang akan bertolak ke Tanah Suci. Imbauan ini menyusul dengan ketegangan yang terjadi antara Arab Saudi dengan kelompok Houthi. Sebagaimana diketahui pemerintah Arab Saudi mengatakan bahwa pihaknya berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah drone milik kelompok Houthi di sebelah selatan kota suci Mekkah pada Selasa malam 15 September 2026.

Dalam keterangan yang dirilis di website resminya, Rabu 16 Juli 2026, Kementerian Haji dan Umrah menghimbau jamaah umrah yang belum berangkat ke Tanah Suci agar tidak menuju bandara sebelum memperoleh kepastian jadwal penerbangan dari penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, meminta jemaah tetap tenang dan menjadikan PPIU sebagai sumber utama informasi mengenai jadwal serta teknis keberangkatan.

"Jemaah kami minta tetap tenang. Bagi yang belum berangkat, terus berkoordinasi dengan PPIU masing-masing dan memantau perkembangan penerbangan. Jangan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi," kata dia dikutip Kamis 17 September 2026.

Puji menegaskan bahwa setiap perubahan atau penyesuaian jadwal penerbangan harus segera dikomunikasikan oleh PPIU kepada jemaah. Sebelum menuju bandara, jemaah perlu memastikan jadwal, waktu keberangkatan, dan arahan terbaru dari PPIU.

"Jangan sampai jemaah sudah tiba di bandara, sementara jadwal penerbangannya belum mendapat kepastian. Pastikan seluruh informasi melalui PPIU sebelum berangkat dari rumah," ujarnya.

Kemenhaj juga meminta PPIU menjaga komunikasi secara aktif dan terbuka dengan jemaah. Perkembangan operasional penerbangan, perubahan jadwal, serta langkah penanganan harus disampaikan dengan jelas agar tidak menimbulkan kebingungan.

Pemerintah kata dia terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Bagi jemaah yang telah berada di Arab Saudi dan membutuhkan informasi atau pendampingan, Kemenhaj mengimbau mereka berkoordinasi dengan PPIU serta Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jemaah yang sudah berada di Arab Saudi dapat berkoordinasi dengan PPIU dan KJRI. Jangan mengambil langkah sendiri. Pastikan komunikasi tetap terhubung agar setiap persoalan dapat ditangani dengan tepat," kata Puji.

Puji turut mengingatkan masyarakat agar tidak langsung memercayai informasi yang beredar di media sosial sebelum memastikan kebenarannya. Informasi mengenai penerbangan dan perjalanan umrah dapat diperoleh melalui PPIU, maskapai, kanal resmi pemerintah, serta perwakilan Indonesia di Arab Saudi.

Halaman Selanjutnya

Kemenhaj menyediakan layanan pengaduan di nomor 0811-888-5888. Masyarakat dapat menyampaikan informasi atau pengaduan terkait penyelenggaraan haji dan umrah melalui saluran tersebut. Setiap laporan akan diverifikasi berdasarkan substansi dan kewenangan sebelum ditindaklanjuti.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |