IHSG Dibuka Anjlok hingga 597 Poin atau 6,66 Persen

2 hours ago 1

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:08 WIB

Jakarta, VIVA – IHSG dibuka melemah anjlok hingga 597 poin atau 6,66 persen di level 8.382 pada pembukaan perdagangan Rabu, 28 Januari 2026.

Head of Retail Research PT BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi lanjut menguat pada perdagangan hari ini.

"IHSG berpotensi melanjutkan penguatan hari ini, jika kuat bertahan di support 8.900," kata Fanny dalam riset hariannya, Rabu, 28 Januari 2026.

Ilustrasi papan saham IHSG.

Photo :

  • VIVA/Muhamad Solihin

Bursa saham Asia menguat pada Selasa kemarin, didorong oleh harapan investor terhadap kinerja laba perusahaan-perusahaan raksasa AS.

Namun, langkah Presiden AS, Donald Trump menaikkan tarif impor terhadap Korea Selatan, membatasi penguatan pasar secara meluas sekaligus mendorong kenaikan harga emas dan perak.

Trump menuduh parlemen Korea Selatan tidak memenuhi komitmen dalam perjanjian dagang dengan Washington. Pada Senin malam, Dia mengumumkan kenaikan tarif menjadi 25 persen atas sejumlah produk impor dari Korea Selatan termasuk otomotif, kayu, dan farmasi.

Di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 2,73 persen dan Kosdaq naik 1,71 persen. Sementara di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 0,85 persen, dan Topix bertambah 0,31 persen.

Di sisi lain, indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 1,35 persen, Taiex di Taiwan naik 0,79 persen, dan S&P/ASX 200 Australia bertambah 0,92 persen.

"Support IHSG berada di level 8.900-8.940 sementara resist IHSG di rentang 9.000-9.050," ujarnya.

Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street mayoritas menguat pada perdagangan Selasa kemarin. Saat ini, pelaku pasar menanti rilis laporan kinerja emiten teknologi, sekaligus keputusan suku bunga pertama The Fed pada tahun ini.

Indeks S&P 500 menguat 0,41 persen, Nasdaq Composite naik 0,91 persen. Sedangkan Dow Jones Industrial Average melemah 0,83 persen, tertekan penurunan tajam saham UnitedHealth yang anjlok hampir 20 persen. Sementara itu, saham Apple naik lebih dari 1 persen dan Microsoft menguat lebih dari 2 persen.

Ilustrasi Singapura.

Bursa Asia Bergairah Jelang Pengumuman The Fed, Indeks Korsel Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Bursa Asia-Pasifik kompak menguat saat pembukaan pasar pada Rabu, 28 Januari 2026. Kenaikan menyusul indeks acuan Korea Selatan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.

img_title

VIVA.co.id

28 Januari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |