Pembelajaran Jarak Jauh di Jakarta Berpeluang Diperpanjang hingga Februari 2026

2 hours ago 1

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:10 WIB

Jakarta, VIVA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengkaji kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sampai Februari 2026 sesuai perkembangan cuaca.

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan kebijakan PJJ sebelumnya diberlakukan sampai 28 Januari 2026.

Namun, kebijakan tersebut berpeluang diperpanjang hingga Februari 2026 jika cuaca ekstrem terus berlanjut sampai bulan tersebut.

“Mengenai kemungkinan perpanjangan PJJ hingga Februari, hal ini akan dievaluasi lebih lanjut oleh Pemprov DKI berdasarkan perkembangan cuaca,” kata Chico saat dihubungi tvOnenews, dikutip Rabu, 28 Januari 2026.

Chico menyebut Pemprov DKI Jakarta akan menyesuaikan data cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam memutuskan kebijakan PJJ.

“Jika prediksi BMKG menunjukkan cuaca ekstrem masih berlanjut (seperti siaga hujan lebat hingga awal Februari), maka ada peluang kebijakan ini diperpanjang untuk prioritas kesehatan dan keselamatan warga,” ungkapnya.

Chico menambahkan pihaknya akan mengumumkan kebijakan terbaru terkait cuaca ekstrem melalui akun media sosial resmi Pemprov DKI Jakarta.

“Kami akan mengumumkan update resmi melalui kanal Pemprov DKI jika ada perubahan,” pungkasnya.

Presiden Prabowo tinjau sekolah rakyat Margaguna, Jakarta Selatan

Photo :

  • Biro Pers Sekretariat Presiden

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, imbauan untuk memberlakukan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik dan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi pegawai, hanya saat curah hujan tinggi.

Hal ini seperti tercantum dalam surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta.

"Batas waktunya sampai dengan 28 Januari 2026. Tinggal Senin dan Selasa, kalau nanti kondisinya kemudian cerah, maka normal (kembali)," kata Pramono di Jakarta, Minggu, 25 Januari 2026.

tvOnenews.com/Syifa Aulia

Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek cegah cuaca ekstrem

Hampir 100 Ton Garam-Kapur Ditabur di Langit untuk Kendalikan Hujan Jabodetabek

Hingga 26 Januari 2026, total 97,8 ton bahan semai telah digunakan dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) mengendalikan potensi hujan ekstrem di wilayah Jabodetabek

img_title

VIVA.co.id

28 Januari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |