IHSG Dibuka Memerah dan Berpotensi Lanjut Menguat saat Bursa Asia-Pasifik Bergerak Variatif

1 day ago 3

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:05 WIB

Jakarta, VIVA – IHSG dibuka melemah 28 poin atau 0,31 persen di level 8.947 pada pembukaan perdagangan Selasa, 27 Januari 2026.

Head of Retail Research PT BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi lanjut menguat pada perdagangan hari ini.

"IHSG berpotensi melanjutkan penguatan hari ini, jika kuat bertahan di support 8.880," kata Fanny dalam riset hariannya, Selasa, 27 Januari 2026.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (foto ilustrasi)

Bursa saham Asia Pasifik bergerak mixed pada perdagangan saham Senin kemarin. Pergerakan tersebut seiring investor menilai kekhawatiran geopolitik yang sedang berlangsung.

Pada Minggu, 25 Januari 2026 kemarin, Perdana Menteri Kanada, Mark Carney menuturkan, negara itu tidak mengejar perjanjian perdagangan bebas dengan China tanpa pemberitahuan sebelumnya dan tidak berniat untuk melakukannya.

Hal ini setelah Presiden AS, Donald Trump, mengancam akan mengenakan tarif 100 persen jika Kanada mencapai kesepakatan perdagangan dengan China.

Dia mengatakan, Kanada menghormati keterlibatan dan komitmennya, yang berdasarkan CUSMA (Perjanjian Kanada-Amerika Serikat-Meksiko) untuk tidak mengejar perjanjian perdagangan bebas dengan ekonomi non-pasar tanpa pemberitahuan sebelumnya. 

"Kami tidak berniat untuk melakukan itu dengan China atau dengan ekonomi non-pasar lainnya,” kata Carney. 

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,79 persen dan Topix turun 2,13 persen. Indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,81 persen, sedangkan Kosdaq melesat 7,09 persen. Di sisi lain, indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,01 persen. Sementara indeks S&P/ASX 200 Australia libur. 

"Support IHSG berada di level 8.880-8.900 sementara resist IHSG di rentang 9.000-9.050," ujarnya.

Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Senin kemarin, didorong kenaikan saham-saham teknologi besar seperti Meta Platforms dan Apple. Penguatan terjadi di tengah investor mencermati dinamika politik AS, serta bersiap menghadapi pekan krusial rilis laporan keuangan emiten dan keputusan suku bunga The Fed.

Indeks S&P 500 naik 0,50 persen, Dow Jones menguat 0,64 persen, dan Nasdaq Composite bertambah 0,43 persen. Saham Apple melonjak sekitar 3 persen, Meta Platforms naik hampir 2 persen, dan Microsoft menguat sekitar 1 persen jelang rilis laporan keuangan masing-masing perusahaan dalam beberapa hari ke depan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

IHSG Diprediksi Naik Bidik Level 9.100, Intip 5 Rekomendasi Saham Potensial Cuan Pilihan Analis

IHSG diprediksi akan  melanjutkan kenaikan untuk menguji area resistance terdekatnya pada sesi perdagangan hari ini, Selasa, 27 Januari 2026. IHSG menguat 0.27 persen.

img_title

VIVA.co.id

27 Januari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |