IHSG Dibuka Menghijau Cenderung Sideways Jelang Rilis RDG BI, Bursa Asia & Wall Street Menguat

13 hours ago 3

Selasa, 22 September 2026 - 09:01 WIB

Jakarta, VIVA IHSG dibuka menguat 7 poin atau 0,12 persen di level 6.392 pada pembukaan perdagangan Selasa, 22 September 2026.

Head of Retail Research Analyst, Fanny Suherman memprediksi, IHSG bakal datar (sideways) pada perdagangan hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"IHSG berpotensi sideways namun cenderung melemah, seiring sikap wait and see investor menanti hasil RDG BI," kata Fanny dalam riset hariannya, Selasa, 22 September 2026.

Saham-saham teknologi Asia menguat pada perdagangan Senin kemarin, didorong optimisme terhadap prospek AI dan sektor semikonduktor. Investor juga mencermati pertemuan Presiden AS, Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping pekan ini, mengenai hubungan dagang dan prospek ekonomi global.

Indeks KOSPI Korea Selatan menguat 1,65 persen, Taiex Taiwan juga naik 1,14 persen, Hang Seng Hong Kong menguat 1,18 persen, dan ASX 200 Australia bertambah 0,01 persen.

Sentimen pasar dipengaruhi ekspektasi bahwa RBA akan kembali menaikkan suku bunga. Sementara di kawasan Asia Tenggara, indeks STI Singapura naik 0,34 persen.

Tingkat pemutusan hubungan kerja (PHK) di Singapura pada 2Q26 mencapai level tertinggi sejak puncak pandemi COVID-19 pada akhir tahun 2020. Tingginya kasus PHK didorong oleh reorganisasi dan restrukturisasi bisnis. Terdapat 4.620 kasus PHK pada 2Q26, meningkat dari 3.830 kasus PHK yang tercatat pada kuartal I-2026.

Selain sentimen global, di Indonesia mencermati pertemuan kebijakan BI pekan ini, mengenai arah suku bunga BI di tengah upaya menjaga stabilitas rupiah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi domestik.

"Support IHSG berada di level 6.340-6.270 sementara resist IHSG di rentang 6.440-6.500," ujarnya.

Sebagai informasi, Wall Street rally dengan indeks Nasdaq Composite melonjak hingga mencapai rekor penutupan tertinggi, didorong oleh kenaikan saham Advanced Micro Devices dan perusahaan-perusahaan raksasa AI lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, yield US Treasury turun dari level tertinggi dan harga minyak mentah anjlok ke level terendah, akibat spekulasi mengenai potensi terobosan dalam pembicaraan Timur Tengah di pertemuan PBB minggu ini.

Pada Senin kemarin, indeks S&P 500 ditutup naik 1,49 persen, Nasdaq Composite melonjak 2,26 persen, dan Dow Jones Industrial Average menguat 0,71 persen.

Presiden AS Donald Trump bersama Presiden China Xi Jinping.

Xi Jinping dan Trump Bertemu Pekan Ini, Ini 11 Hal Penting yang Jadi Sorotan

Kamis pekan ini presiden China, Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dijadwalkan akan bertemu untuk kedua kalinya. Apa yang akan dibahas keduanya?

img_title

VIVA.co.id

21 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |