Jakarta, VIVA – Peran perempuan, khususnya ibu rumah tangga, kini semakin berkembang. Tidak sedikit yang mulai membangun usaha sendiri dari rumah, mulai dari kuliner, fesyen, kerajinan tangan, hingga produk kesehatan. Namun dalam perkembangannya, banyak yang mulai menyadari bahwa kemampuan menjalankan usaha tidak cukup hanya mengandalkan produk yang bagus.
Di tengah persaingan yang semakin ketat, para perempuan kini mulai mempelajari berbagai keterampilan baru agar usaha mereka bisa berkembang lebih jauh. Skill seperti branding, pemasaran digital, komunikasi, hingga pengelolaan keuangan menjadi kemampuan yang semakin penting dipahami.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Fenomena ini terlihat dari semakin banyaknya pelaku usaha ultra mikro yang aktif mengikuti pelatihan dan pendampingan bisnis. Mereka tidak lagi hanya fokus mencari modal usaha, tetapi juga berusaha meningkatkan kualitas diri agar bisa bersaing dan naik kelas.
Salah satu kemampuan yang kini banyak dipelajari adalah cara membangun identitas produk atau branding. Banyak pelaku usaha rumahan sebelumnya hanya menjual produk seadanya tanpa memikirkan tampilan visual, kemasan, maupun strategi promosi. Padahal, branding menjadi salah satu faktor penting agar produk lebih mudah dikenal dan dipercaya konsumen.
Selain itu, pemasaran digital juga menjadi keterampilan yang mulai dipelajari banyak ibu dan wanita. Perubahan pola belanja masyarakat membuat media sosial dan platform digital menjadi tempat utama untuk memasarkan produk. Karena itu, memahami cara membuat konten, memotret produk, hingga berinteraksi dengan pelanggan kini menjadi nilai tambah besar.
Hal tersebut juga dirasakan Yuliana Dewi Putri, salah satu pelaku usaha herbal drink yang mengikuti program pemberdayaan usaha. Ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Saya mendapatkan ilmu banyak sekali, mendapatkan teman dan pengalaman luar biasa. saya diajarkan cara branding produk dan pemasaran digital. Produk saya juga bisa berkolaborasi dengan teman-teman yang lain. Ilmu yang saya dapat bisa saya share ke anggota kelompok,” ungkapnya.
Tak hanya soal pemasaran, kemampuan public speaking dan rasa percaya diri juga menjadi tantangan bagi banyak perempuan pelaku usaha. Sebagian besar masih merasa minder saat harus memperkenalkan produknya di depan banyak orang atau mempresentasikan bisnis mereka.
Halaman Selanjutnya
Padahal, keberanian berbicara dan membangun relasi menjadi salah satu kunci penting dalam dunia usaha. Dengan komunikasi yang baik, peluang untuk memperluas jaringan dan mendapatkan pasar baru menjadi lebih besar.

3 weeks ago
9














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)