Senin, 4 Mei 2026 - 13:30 WIB
VIVA – Otoritas Iran berencana mengubah lokasi bekas ledakan bom di sebuah universitas di Iran tengah menjadi museum tentang dampak serangan AS-Israel, kata seorang pejabat.
"Lokasi yang rusak saat ini akan dilestarikan sebagai museum perang di universitas tersebut untuk tetap menjadi dokumen penindasan ilmiah negara itu dalam sejarah," kata Zafarollah Kalantari, kepala Universitas Teknologi Isfahan dilansir Arab News, Senin, 4 Mei 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia menambahkan bahwa lahan lain telah dialokasikan untuk "pembangunan gedung baru dan penyediaan peralatan canggih” untuk universitas tersebut, menurut kantor berita resmi IRNA.
Kalantari mengatakan penilaian awal memperkirakan biaya kerusakan pada bangunan dan fasilitas universitas sekitar $11 juta.
Serangan AS-Israel menghantam institusi kampus di Isfahan — salah satu universitas terbesar di Iran — pada bulan Maret selama perang yang dimulai sebulan sebelumnya dan kemudian menyebar ke seluruh wilayah.
Para pejabat mengatakan bahwa serangan tersebut menghantam lebih dari 30 universitas di seluruh Iran, termasuk di ibu kota Teheran, serta daerah pemukiman dan infrastruktur sipil lainnya. Fasilitas yang diserang termasuk pusat AI dan komputasi, laboratorium fisika, dan penelitian biomedis.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menteri Sains, Penelitian, dan Teknologi Iran, Hossein Simaei-Sarraf menggambarkan serangan AS-Israel terhadap universitas dan fasilitas penelitian sejak awal perang pada 28 Februari 2026, sebagai pelanggaran hukum internasional dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Israel memandang beberapa universitas teknik terkemuka Iran, termasuk Sharif dan Isfahan, sebagai universitas yang terkait erat dengan penelitian strategis dan pengembangan terkait militer. Negara itu juga telah lama menjalankan kampanye untuk membunuh ilmuwan-ilmuwan Iran terkemuka yang terlibat dalam penelitian nuklir dan senjata.
Kapal Tanker Iran Tembus Blokade AS, Kini Melintas di Selat Lombok menuju Kepri
Sebuah kapal tanker minyak raksasa kedua yang terkait Iran dilaporkan telah memasuki Selat Lomok. Hal ini diungkap oleh TankerTrackers.com Senin 4 Mei 2026.
VIVA.co.id
4 Mei 2026

4 hours ago
2














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3064552/original/005518800_1583060624-zohre-nemati-6sNQftdA3Zs-unsplash.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3285985/original/091515600_1604417431-h-shaw-RvIZBonAp64-unsplash.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2924534/original/077372900_1569651822-max-libertine-nep8cl_5jhU-unsplash.jpg)
