Iran: Gencatan Senjata Harus Cakup Semua Zona Konflik dari Lebanon ke Laut Merah

3 hours ago 1

Sabtu, 18 April 2026 - 10:00 WIB

Jakarta, VIVA – Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh menegaskan, Teheran menolak gencatan senjata yang sifatnya sementara dan berupaya mengakhiri perang di seluruh kawasan Timur Tengah.

Di sela-sela Forum Diplomasi Antalya, Jumat, 17 April 2026, Khatibzadeh mengatakan bahwa gencatan senjata apa pun harus mencakup semua zona konflik “dari Lebanon hingga Laut Merah”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami tidak menerima gencatan senjata sementara,” kata Khatibzadeh, Jumat, 17 April 2026.

Ilustrasi militer AS blokade Selat Hormuz

Dia menegaskan bahwa lingkaran konflik “harus berakhir untuk selamanya”, dan mengatakan jika mediasi Pakistan berupaya mencapai tujuan tersebut.

Mengenai Selat Hormuz, Khatibzadeh mengatakan bahwa jalur maritim itu secara historis tetap terbuka dan bisa diakses, meskipun terletak dalam teritori Iran.

Dia menuduh AS dan Israel memicu ketidakstabilan di kawasan, dan mengatakan tindakan mereka telah berdampak negatif pada perdagangan global dan perekonomian yang lebih luas.

Dia mengatakan, Iran tetap berkomitmen untuk menjaga Selat Hormuz tetap terbuka, tetapi menyebut bahwa pengaturan baru dapat diberlakukan mengingat pertimbangan keamanan dan masalah lingkungan.

Dia mengatakan bahwa penyelesaian permanen atas konflik tersebut akan memastikan Selat Hormuz tetap menjadi jalur yang aman untuk perdagangan global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Angkatan Darat Pakistan, Jenderal Asim Munir, telah berada di Teheran sejak Rabu, 15 April 2025, guna mengadakan pertemuan dengan para pejabat Iran termasuk Presiden Masoud Pezeshkian, Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf, dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.

Munir juga mengadakan pembicaraan dengan para pejabat militer senior Iran sebagai bagian dari upaya mediasi yang bertujuan mengakhiri konflik. (Ant).

Selat Hormuz, Iran

Indonesia Sambut Positif Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian ESDM menyambut positif pengumuman Pemerintah Iran, terkait pembukaan kembali Selat Hormuz bagi pelayaran komersial internasional.

img_title

VIVA.co.id

18 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |