Jakarta, VIVA –Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menyiapkan layanan khusus berupa koridor tanpa hambatan atau seamless immigration process untuk mendukung kelancaran pemulangan jamaah haji Indonesia tahun 2026.
Layanan tersebut disiapkan di sejumlah titik debarkasi haji di Indonesia guna mempercepat proses pemeriksaan keimigrasian para jamaah setibanya dari Arab Saudi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan sistem tersebut memungkinkan jamaah haji melewati pemeriksaan imigrasi dengan lebih cepat karena data keimigrasian telah diproses sebelumnya.
“Dalam mendukung kepulangan jamaah haji Indonesia tahun 2026, kami telah menyiapkan layanan khusus berupa seamless immigration process melalui corridor gate di sejumlah titik debarkasi haji,” kata Hendarsam di Jakarta, Senin, 1 Juni 2026.
Jamaah Tak Perlu Antre Pemeriksaan Imigrasi
Hendarsam menjelaskan sistem koridor tanpa hambatan membuat jamaah tidak perlu lagi melalui antrean pemeriksaan imigrasi konvensional maupun autogate saat tiba di Indonesia.
Dengan sistem tersebut, proses kedatangan di bandara dapat berlangsung lebih cepat dan efisien sehingga jamaah bisa segera melanjutkan perjalanan menuju asrama haji maupun daerah tujuan masing-masing.
“Dengan sistem ini jamaah haji dapat segera lanjutkan perjalanan menuju asrama haji atau tujuan berikutnya,” ujarnya.
Menurut dia, layanan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kenyamanan jamaah selama proses pemulangan dari Tanah Suci.
Corridor Gate Disiapkan di Soekarno-Hatta dan Surabaya
Ditjen Imigrasi telah menempatkan corridor gate di beberapa titik debarkasi utama jamaah haji Indonesia.
Untuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta, layanan tersebut ditempatkan di Terminal 2 yang melayani kedatangan jamaah berdasarkan kelompok terbang atau kloter masing-masing.
Selain itu, petugas imigrasi dan mobile unit juga disiagakan untuk memastikan proses kedatangan jamaah berjalan lancar tanpa hambatan.
Sementara di Surabaya, corridor gate telah dipindahkan ke Asrama Haji Sukolilo dan kini sudah terhubung langsung dengan sistem keimigrasian nasional.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Hendarsam, kesiapan fasilitas hingga sistem pendukung telah dipastikan berjalan optimal menjelang fase pemulangan jamaah haji.
“Berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan hari ini, seluruh kesiapan pelaksanaan debarkasi haji berada dalam kondisi siap, baik dari sisi petugas, fasilitas pemeriksaan, maupun sistem pendukung,” katanya.
Halaman Selanjutnya
Belum Ada Laporan Kehilangan Paspor Jamaah

4 hours ago
2















