VIVA – Sisa bahan makanan di dapur tidak selalu berarti harus langsung masuk tempat sampah. Selama masih dalam kondisi layak dan aman dikonsumsi, sejumlah bahan seperti sayuran, daging, maupun protein lainnya masih dapat diolah kembali menjadi hidangan berbeda.
Hal ini menjadi penting, terutama bagi pelaku usaha food and beverage (F&B) yang setiap hari harus mengelola stok dalam jumlah besar. Kesalahan dalam memperkirakan kebutuhan bahan dapat membuat sebagian makanan tidak terpakai dan akhirnya terbuang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain menimbulkan food waste, bahan yang terbuang juga berarti biaya yang sebelumnya dikeluarkan untuk membeli bahan tersebut ikut hilang. Karena itu, mengelola sisa bahan makanan dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk membuat operasional dapur lebih efisien.
Pisahkan Bahan yang Masih Layak Digunakan
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengecek kondisi bahan sebelum memutuskan untuk mengolahnya kembali. Tidak semua makanan sisa aman digunakan.
Bahan yang masih segar dan disimpan dengan benar dapat dipisahkan dari bahan yang sudah mengalami perubahan warna, aroma, tekstur, atau menunjukkan tanda kerusakan. Keamanan makanan tetap harus menjadi pertimbangan utama.
Setelah dipastikan layak, bahan tersebut dapat dikelompokkan berdasarkan jenis dan kebutuhan pengolahannya. Cara ini juga membantu kru dapur mengetahui stok apa saja yang harus segera digunakan.
Ubah Sisa Bahan Menjadi Menu Lain
Bahan makanan yang tersisa dapat dimanfaatkan untuk membuat hidangan baru. Potongan sayuran, misalnya, bisa digunakan sebagai campuran sup, tumisan, atau isian makanan.
Begitu pula dengan daging dan bahan protein lain yang masih aman dikonsumsi. Kreativitas dalam menyusun menu dapat membantu mengurangi bahan yang terbuang tanpa harus mengorbankan kualitas makanan.
Salah satu jenis hidangan yang cukup fleksibel untuk mengombinasikan berbagai bahan adalah kari. Kuah kari dapat dipadukan dengan sayuran, daging, ayam, hingga bahan protein lainnya.
![]()
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pendekatan tersebut juga diterapkan dalam sejumlah dapur komersial. Bahan yang tersisa dari proses pembuatan makanan masih dapat dimanfaatkan kembali selama kondisinya aman.
“Melihat keresahan tersebut, kami ingin memberikan solusi yang mudah digunakan. Saat membuat saus kari Jepang, sisa kuahnya juga masih bisa diolah kembali menjadi isian roti kari, pastel, atau masakan lainnya selama bahan tersebut masih layak dan aman dikonsumsi,” ujar Riany, Brand Marketing Assistant Manager PT House And Vox Indonesia.
Halaman Selanjutnya
Tak Hanya Mengurangi Limbah, Pengolahan Ulang Juga Hemat Biaya

1 day ago
2




















