Jakarta, VIVA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Group mencatat bahwa telah mengangkut 214.045.803 penumpang sepanjang Januari hingga Mei 2026. Hal tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat serta peran transportasi kereta api dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengungkapkan, pertumbuhan pelanggan tersebut menunjukkan semakin kuatnya peran transportasi berbasis rel dalam mendukung konektivitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Sepanjang Januari hingga Mei 2026, KAI Group melayani 214.045.803 pelanggan, meningkat 7,20 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 sebanyak 199.663.907 pelanggan," kata Anne dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Ia menyebutkan kontributor terbesar angkutan KAI Gorup berasal dari KAI Commuter yang melayani 169.047.494 pelanggan, meningkat 6,24 persen dibanding 159.111.614 pelanggan pada Januari–Mei 2025.
"Dengan volume tersebut, KAI Commuter menjadi salah satu sistem angkutan massal berbasis rel terbesar di Asia Tenggara," katanya.
Setiap hari layanan ini menghubungkan kawasan hunian dengan pusat pekerjaan, pendidikan, perdagangan, dan layanan publik di wilayah metropolitan Jakarta dan sekitarnya. Peran tersebut semakin penting seiring pertumbuhan kawasan penyangga yang mendorong meningkatnya kebutuhan perjalanan komuter setiap hari.
Di luar mobilitas harian, pertumbuhan perjalanan antar-kota juga menunjukkan semakin kuatnya konektivitas antar-wilayah. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, KA Jarak Jauh dan Lokal KAI melayani 24.372.733 pelanggan, meningkat 9,94 persen dibanding 22.168.570 pelanggan pada periode yang sama tahun lalu.
Arus perjalanan tersebut menghubungkan berbagai pusat ekonomi, kawasan industri, kota pendidikan, sentra perdagangan, hingga destinasi wisata yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatra. Konektivitas ini turut mendukung pergerakan tenaga kerja, aktivitas usaha, serta pengembangan sektor pariwisata domestik.
Pada layanan perkotaan modern, LRT Jabodebek melayani 13.211.856 pelanggan, meningkat 23,16 persen dibanding 10.727.798 pelanggan pada Januari–Mei 2025.
Pertumbuhan pelanggan menunjukkan semakin kuatnya peran transportasi publik berbasis rel dalam mendukung mobilitas kawasan Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Integrasi dengan KRL, kereta api antar-kota, layanan bus, serta kawasan transit oriented development (TOD) memperluas jangkauan perjalanan masyarakat dalam satu ekosistem transportasi yang saling terhubung.
Layanan yang menghubungkan masyarakat dengan transportasi udara juga terus bertumbuh. KAI Bandara melayani 2.905.389 pelanggan, meningkat 1,78 persen dibanding 2.854.707 pelanggan pada periode yang sama tahun sebelumnya dengan layanan KA Srilelawangsa di Medan dan KA YIA di Yogyakarta.
Halaman Selanjutnya
Keberadaan kereta api bandara memberikan pilihan perjalanan yang lebih pasti dari sisi waktu tempuh sekaligus mendukung kelancaran pergerakan penumpang menuju bandar udara di berbagai kota.

1 day ago
8















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)