Tangerang Selatan, VIVA – Infrastruktur pengisian daya menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kenyamanan penggunaan motor listrik sebagai kendaraan harian. Menjawab kebutuhan tersebut, ALVA terus memperluas jaringan Boost Charge Station hingga kini memiliki lebih dari 400 konektor yang tersebar di berbagai lokasi.
Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan akhir 2025 yang masih sekitar 150 konektor. Dengan kata lain, kapasitas jaringan pengisian daya ALVA bertambah lebih dari dua kali lipat hanya dalam kurun semester pertama 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bertambahnya jumlah titik pengisian daya sejalan dengan meningkatnya aktivitas pengguna motor listrik ALVA. Perusahaan mencatat penggunaan Boost Charge Station melonjak dari sekitar 57 ribu jam pada kuartal pertama 2026 menjadi 154 ribu jam pada kuartal kedua tahun ini atau hampir tiga kali lipat.
Chief Executive Officer ALVA, Purbaja Pantja, mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan bahwa motor listrik semakin diandalkan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari. Karena itu, perusahaan tidak hanya berfokus menghadirkan produk baru, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung pengalaman kepemilikan kendaraan listrik.
"Pertumbuhan penggunaan Boost Charge menunjukkan bahwa motor listrik semakin diandalkan untuk aktivitas sehari-hari. Karena itu, fokus kami bukan hanya menghadirkan kendaraan, tetapi memastikan pengguna memiliki akses terhadap charging, layanan purna jual, teknologi, dan dukungan komprehensif," ujarnya, dikutip VIVA Otomotif di pameran GIIAS 2026, Kamis 30 Juli 2026.
Data ALVA juga menunjukkan total jarak tempuh seluruh pengguna motornya telah melampaui 78 juta kilometer hingga akhir Juni 2026. Dalam satu setengah tahun terakhir saja, akumulasi perjalanan bertambah lebih dari 56 juta kilometer atau meningkat sekitar 3,5 kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain memperluas jaringan pengisian daya, ALVA juga memperkenalkan layanan ALVA Care. Program tersebut mencakup layanan pelanggan dan bantuan darurat selama 24 jam, jaringan purna jual di lebih dari 130 lokasi, garansi kendaraan, hingga fasilitas pengisian daya gratis di jaringan Boost Charge Station.
Pada ajang GIIAS 2026, ALVA juga meluncurkan teknologi baru bernama AIPRO (ALVA Intelligent Personalized Riding Optimizer). Fitur ini memungkinkan pemilik motor mengatur karakter berkendara melalui aplikasi MyALVA App, termasuk pengaturan Hill Start Assist, Hill Descent Assist, Regenerative Braking, hingga pembatasan mode berkendara.
Halaman Selanjutnya
Menurut Purbaja, pengembangan kendaraan listrik tidak cukup hanya mengandalkan spesifikasi produk. Kehadiran jaringan pengisian daya, layanan purna jual, serta teknologi digital dinilai menjadi bagian penting agar motor listrik semakin nyaman digunakan sebagai kendaraan utama masyarakat.

5 hours ago
3











