VIVA – Timnas Indonesia harus menghadapi persoalan serius di lini belakang menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Kapten Skuad Garuda, Jay Idzes, dipastikan absen setelah mengalami cedera otot paha.
Bek Sassuolo tersebut mengalami robekan tingkat sedang pada otot quadriceps kaki kiri. Cedera itu membuat Idzes diperkirakan harus menepi setidaknya satu bulan, sehingga peluangnya tampil di turnamen yang digelar di Indonesia praktis tertutup.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Absennya Idzes menjadi kehilangan besar bagi John Herdman. Pemain berusia 25 tahun itu selama ini menjadi salah satu sosok penting di jantung pertahanan sekaligus pemimpin di lapangan.
Herdman kini harus menentukan pengganti yang tepat. Setidaknya ada empat nama yang bisa dipertimbangkan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Idzes.
Justin Hubner menjadi salah satu kandidat yang paling masuk akal.
Bek Fortuna Sittard itu sudah cukup lama menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia. Hubner juga beberapa kali bermain bersama Idzes sehingga memiliki pemahaman terhadap karakter permainan dan sistem pertahanan Skuad Garuda.
Kondisinya pun cukup meyakinkan. Hubner tampil penuh selama 90 menit ketika Fortuna Sittard menghadapi AZ Alkmaar dalam pertandingan terbaru mereka di Eredivisie.
Bek berusia 23 tahun tersebut juga memiliki pengalaman bermain dalam sistem tiga bek, yang menjadi salah satu skema pilihan Herdman.
Elkan Baggott
Elkan Baggott juga memiliki peluang untuk mendapatkan kepercayaan Herdman.
Ada satu faktor yang membuat pemain bertubuh tinggi tersebut menarik perhatian. Baggott sudah pernah menjadi bagian dari lini belakang dalam pertandingan pertama Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Saat Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts dan Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Maret 2026, Baggott dimainkan sebagai salah satu dari tiga bek bersama Rizky Ridho dan Jay Idzes.
Pengalaman tersebut bisa menjadi modal penting apabila Herdman kembali menggunakan formasi tiga bek di FIFA ASEAN Cup 2026.
Postur Baggott juga memberikan keuntungan dalam duel udara, termasuk ketika Indonesia menghadapi situasi bola mati.
Jordi Amat
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pengalaman menjadi keunggulan Jordi Amat.
Bek veteran tersebut memiliki jam terbang paling tinggi di antara sejumlah kandidat di lini belakang Timnas Indonesia. Amat pernah bermain di kompetisi Spanyol dan memiliki pengalaman menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.
Halaman Selanjutnya
Namanya juga masih masuk dalam radar Herdman dan menjadi bagian dari skuad Indonesia di Piala AFF 2026.

3 days ago
2




















