Kakorlantas Ungkap 5 Agenda Besar Operasi Lalu Lintas yang Akan Dihadapi

4 hours ago 3

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:00 WIB

Jakarta, VIVA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar Rakernis Fungsi Lalu Lintas 2026 dengan mengusung tema “Digitalisasi Layanan Polantas guna Mendukung Transformasi Polri Presisi Dalam Rangka Terwujudnya Asta Cita” di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Jumat 22 Mei 2026.

Turut hadir, Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, Direktur Utama PT. Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, dan Direktur Utama PT. Jasa Marga Rivan A. Purwantono. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan, Korlantas Polri akan terus menjalankan arahan pimpinan Polri di bawah komando Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam berbagai aspek transformasi kelembagaan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Korlantas Polri tentunya akan selalu menjabarkan arahan pimpinan, baik itu transformasi organisasi, transformasi operasional, transformasi pelayanan publik, dan transformasi pengawasan,” ujar Agus.

Menurutnya, selain menjalankan tugas pokok dan fungsi dalam melindungi, mengayomi, serta melayani masyarakat, Korlantas juga memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan keamanan dan ketertiban lalu lintas.

“Korlantas Polri dan jajaran selain tupoksi melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, tentunya harus mewujudkan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar. Kolaborasi lima pilar tentunya kami selalu kolaborasi dan koordinasi di lapangan,” jelas Agus.

Dalam Rakernis Fungsi Lalu Lintas T.A 2026, Kakorlantas juga memaparkan lima agenda besar operasi lalu lintas yang akan dilaksanakan Korlantas Polri bersama stakeholder terkait.

“Lima agenda besar operasi, yang pertama adalah Operasi Keselamatan, minta tolong nanti Pak Dirut Jasa Marga (Rivan A. Purwantono), Pak Dirut Jasa Raharja (Muhammad Awaluddin), kita juga harus di lapangan, karena semuanya ini untuk kepentingan keselamatan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang kedua adalah Operasi Ketupat yang sudah kita lewati, dan terima kasih atas kerjasamanya, Operasi Ketupat cukup berhasil,” ujarnya.

Selanjutnya, Korlantas Polri kata Irjen Pol Agus Suryonugroho, akan mempersiapkan pelaksanaan Operasi Patuh dengan pendekatan penegakan hukum yang lebih tegas dibanding sebelumnya.

Halaman Selanjutnya

“Setelah Operasi Ketupat ada Operasi Patuh. Operasi Patuh sesaat ini setelah kami persiapkan. Jadi kalau kebijakan kemarin bahwa Korlantas Polri tidak bangga melakukan penegakan hukum, tetapi menggunakan ETLE dengan 95% dan tilang itu 5%. Dalam Operasi Patuh ini, kami akan sedikit tegas. Bahwa 70% menggunakan ETLE, 30% kami akan tilang,” kata Agus.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |