Mülheim, VIVA – Ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Tiwi/Fadia), membuka langkah di German Open 2026 dengan kemenangan yang memberi harapan besar. Pasangan yang kini masih berada di peringkat 90 dunia itu tampil solid di babak pertama dan menegaskan ambisi mereka untuk memperbaiki posisi ranking BWF musim ini.
Bertanding di Westenergie Sporthalle, Mülheim an der Ruhr, Rabu 24 Februari 2026, Tiwi/Fadia menang dua gim langsung 21-8, 21-14 atas pasangan Denmark Kathrine Vang/Mette Werge dalam 33 menit.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Fadia mengakui atmosfer turnamen terasa berbeda karena jumlah pemain Indonesia yang tampil tidak sebanyak biasanya. Namun kondisi itu tidak mengganggu fokus mereka di lapangan.
“Secara keseluruhan, feel pertandingan kali ini juga cukup berbeda karena jumlah pemain Indonesia yang bertanding tidak sebanyak biasanya, jadi suasananya tidak terlalu ramai,” kata Fadia dalam keterangan resmi PP PBSI.
Ia menegaskan, target utama mereka saat ini adalah mengumpulkan poin sebanyak mungkin.
“Tapi kami tetap berusaha fokus, apalagi saat ini kami juga sedang mengejar poin ranking. Jadi kami ingin memberikan yang terbaik di setiap kesempatan,” lanjut pemain binaan PB Djarum tersebut.
Tiwi pun bersyukur atas kemenangan pembuka yang relatif mulus. Menurutnya, di gim pertama mereka mampu menjalankan pola permainan sesuai rencana sehingga laga bisa dikendalikan sejak awal.
Memasuki gim kedua, pasangan Denmark mencoba mengubah ritme dengan reli yang lebih panjang. Tiwi mengakui mereka sempat terbawa tempo permainan lawan hingga tertinggal poin. Namun, ia menjelaskan bahwa mereka memilih mengikuti ritme tersebut terlebih dahulu sebelum mencari celah untuk mengubah pola, melakukan penyesuaian, dan kembali ke permainan yang diinginkan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kemenangan ini sekaligus mempertegas dominasi Tiwi/Fadia atas Vang/Werge. Sebelumnya, mereka juga menang di pertemuan perdana babak pertama Thailand Masters 2026 pada akhir Januari lalu dengan skor 21-7, 21-11.
Di babak 16 besar, Kamis 26 Februari, Tiwi/Fadia akan menghadapi wakil Taiwan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih-Yun. Tiwi mengaku pernah bertemu salah satu pemain lawan, meski dengan pasangan berbeda.
Halaman Selanjutnya
Karena itu, mereka akan memaksimalkan waktu untuk evaluasi dan mempelajari rekaman pertandingan calon lawan demi menyiapkan strategi terbaik. Laga ini menjadi ujian penting bagi Tiwi/Fadia dalam upaya menembus papan atas ranking dunia sekaligus menjaga momentum positif di level BWF World Tour Super 300.

2 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483119/original/012006700_1769331674-WhatsApp_Image_2026-01-25_at_15.28.21.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5488987/original/040536100_1769773426-Nobel.jpeg)
