VIVA –Kematian dokter internship, dr. Siti Zahra Maghfira, mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PP PDUI). Meninggalnya dr. Siti Zahra menambah daftar dokter internship yang wafat sepanjang tahun ini. Untuk diketahui sejak awal tahun ini hingga Juli 2026, sudah ada enam dokter internship yang meninggal dunia.
"PP PDUI menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas meninggalnya beberapa dokter internsip belakangan ini. Terbaru dr. Siti Zahra Maghfira, dokter internsip di Cisalak, Depok. Ini menambah catatan meninggalnya dokter internsip di tahun ini. Sudah 6 dokter internsip yang meninggal sejak awal tahun 2026," kata Ketua PP PDUI, dr. Ardiansyah Bahar saat dikonfirmasi VIVA, Senin, 27 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di sisi lain, dengan adanya kasus ini, PP PDUI mendorong dilakukannya investigasi secara menyeluruh. Investigasi tersebut diharapkan dapat menelusuri kemungkinan adanya keterkaitan dengan proses pelaksanaan program internship. Selain itu, PP PDUI juga meminta agar dilakukan evaluasi terhadap wahana atau fasilitas pelayanan kesehatan tempat almarhumah bertugas.
"Belajar dari kejadian sebelumnya kami berharap investigasi keterkaitan dengan proses internship dijalankan dengan komperhensif. Dilakukan evaluasi wahana tempat almarhum bertugas," kata dia.
Ardiansyah turut menyoroti Keputusan Menteri Kesehatan tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Internship Dokter dan Dokter Gigi yang ditetapkan pada 8 Juni 2026. Regulasi tersebut mengatur berbagai aspek, mulai dari pembatasan jam kerja, pengaturan hari libur, ketentuan perizinan, hingga penguatan pendampingan praktik serta perlindungan bagi peserta. Meski demikian, Ardiansyah menilai pengawasan terhadap penerapan aturan baru tersebut masih perlu diperkuat.
"Perlu evaluasi secara menyeluruh terkait program internsip ini. Apakah memang kebijakan dan programnya yang bermasalah, ataukah masalahnya ada pada implementasinya," kata dia.
Kronologi Kematian dr. Siti Zahra
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Korban ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari lantai 18 pada Minggu, 26 Juli 2026. Penyidik hingga kini belum menarik kesimpulan mengenai penyebab di balik insiden tersebut.
Polisi masih mengumpulkan berbagai keterangan dan barang bukti untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi sebelum korban ditemukan meninggal dunia. Kapolsek Pancoran Komisaris Polisi Mansur mengungkapkan, hasil penyelidikan sementara menunjukkan korban tinggal bersama ibunya di unit apartemen tersebut.
Halaman Selanjutnya
“Korban tinggal berdua sama ibunya. Saat itu ibunya mengajak pergi ke mal, tetapi korban tidak mau dan tetap di unit,” kata Mansur saat dihubungi, Senin, 27 Juli 2026.

6 hours ago
1











