Kenapa Gudang Munisi Madiun Meledak Hingga Buat 1 Prajurit Tewas? Ini Kata TNI AD

2 hours ago 1

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:50 WIB

Jakarta, VIVATNI Angkatan Darat (AD) masih belum dapat memastikan penyebab ledakan yang terjadi di Gudang Pusat Munisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad), Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis, 16 Juli 2026.

Selain penyebab ledakan, TNI AD juga belum mengungkap jenis munisi yang meledak dalam insiden yang menewaskan satu prajurit dan melukai enam personel lainnya tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigadir Jenderal TNI Donny Pramono mengatakan, seluruh informasi terkait penyebab maupun jenis munisi yang meledak baru akan disampaikan setelah tim investigasi menyelesaikan pekerjaannya.

"Kita tidak bisa berspekulasi apa yang meledak dan jenis seperti apa,” kata Donny dikutip Jumat, 17 Juli 2026.

Menurut Donny, ledakan terjadi ketika personel sedang melaksanakan pemeriksaan, pemeliharaan, dan perawatan munisi sesuai prosedur yang berlaku.

“Pemeliharaan dan perawatan memang sudah melalui prosedur-prosedur yang dijalankan, mulai dari briefing awal sampai pelaksanaan,” ujarnya.

Saat ini, TNI AD telah menerjunkan tim investigasi dari Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) untuk mengusut penyebab pasti insiden tersebut. Namun, proses penyelidikan belum bisa dilakukan secara menyeluruh karena lokasi ledakan masih harus dipastikan aman.

Donny menjelaskan, tim terlebih dahulu melakukan sterilisasi area untuk mengantisipasi kemungkinan masih adanya munisi yang berbahaya.

“Penanganannya tidak sembarangan. Tidak bisa langsung masuk,” tuturnya.

Ia menambahkan, lokasi kejadian kini telah ditutup dan hanya personel yang tergabung dalam tim investigasi yang diperbolehkan memasuki area dengan mengikuti prosedur keselamatan.

Meski belum menetapkan target waktu penyelesaian penyelidikan, TNI AD memastikan investigasi akan dilakukan secara menyeluruh agar penyebab ledakan benar-benar terungkap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya diberitakan, Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) TNI AD di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dilaporkan mengalami ledakan pada Kamis pagi, 16 Juli 2026. Insiden tersebut mengakibatkan satu anggota TNI AD dilaporkan meninggal dunia, sementara tujuh anggota lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, ledakan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Dentuman keras terdengar berasal dari dalam kompleks Gudang Pusat Amunisi yang berada jauh dari kawasan permukiman warga.

Halaman Selanjutnya

Hingga Kamis sore, proses penanganan terhadap para korban masih berlangsung. Seluruh korban yang mengalami luka telah dievakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Caruban, Kabupaten Madiun, yang berada di Kecamatan Mejayan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |