Kevin Diks Terlibat Masalah Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Ada Apa?

4 hours ago 4

Senin, 21 September 2026 - 14:25 WIB

VIVA – Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks dilaporkan mengalami perselisihan dengan rekannya di Borussia Mönchengladbach, Shuto Machino.

Hal ini terjadi saat Borussia Mönchengladbach kalah 3-4 dari Mainz pada pekan keempat Bundesliga 2026-2027.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan hanya karena menelan empat kekalahan beruntun, klub yang diperkuat bek Timnas Indonesia Kevin Diks itu juga diterpa perselisihan internal gara-gara penalti.

Drama tersebut terjadi pada menit-menit akhir pertandingan di Borussia-Park, Sabtu (19/9/2026). 

Menurut laporan BILD yang dikutip Qoly.jp, Kevin Diks yang berstatus kapten sebelumnya gagal menjalankan tugas sebagai algojo penalti pertama pada menit ke-57 setelah tendangannya membentur tiang.

Gladbach kemudian memperoleh penalti kedua pada masa injury time setelah Eric Martel dinilai melakukan handball di kotak terlarang. 

Kevin Diks kembali berniat mengambil bola, tetapi Shuto Machino yang baru masuk sebagai pemain pengganti justru mengambil alih dan menolak menyerahkan bola kepada sang kapten.

Situasi itu membuat Diks terlihat kecewa, sementara gelandang Philipp Sander berusaha menjadi penengah. 

Machino tetap kukuh mengambil tendangan tersebut dan berhasil menjalankannya dengan tenang untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 3-4.

Menurut BILD, Kevin Diks disebut tidak ikut merayakan gol Machino yang menjadi gol pertamanya musim ini. 

Sander kemudian memberikan respons ketika ditanya mengenai insiden tersebut dengan mengatakan, 

"Kami memiliki masalah yang lebih penting untuk ditangani saat ini," ujar Sander.

Direktur Olahraga Borussia Mönchengladbach Rouven Schröder menilai persoalan tersebut harus diselesaikan langsung oleh para pemain. 

"Ini adalah masalah yang perlu diselesaikan oleh para pemain sendiri," kata Schröder, seperti dikutip dari laporan yang sama.

Perselisihan itu menjadi sorotan karena kedua pemain memiliki catatan penalti yang baik. 

Machino tercatat selalu sukses mengeksekusi 10 penalti sepanjang karier profesionalnya di luar adu penalti, sedangkan Diks telah mencetak 19 gol dari titik putih dengan tiga kegagalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan dari Mainz membuat situasi Gladbach semakin pelik setelah mereka juga tumbang dari RB Leipzig, Elversberg, dan Freiburg. 

Mereka berada di dasar klasemen dengan nol poin dan kebobolan 16 gol dalam empat pertandingan.

Halaman Selanjutnya

Hal ini tentu menjadi kabar kurang yang menyenangkan bagi Timnas Indonesia jelang mengikuti ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |