Kamis, 12 Maret 2026 - 14:00 WIB
Amerika Serikat, VIVA –Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengklaim bahwa Amerika Serikat telah memenangkan perang melawan Iran. Meski mengaku telah menang melawan Iran, namun operasi militer akan tetap dilanjutkan hingga misi tersebut benar-benar selesai.
“Kami tidak akan pergi sampai pekerjaan itu selesai dan itu akan berlangsung sangat cepat, sangat cepat,” kata Trump dalam sebuah acara di negara bagian Kentucky seperti dikutip dari laman Anadolu, Kamis 12 Maret 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Seperti diketahui, ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat sejak 28 Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran. Serangan tersebut dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Trump juga mengatakan bahwa militer Amerika telah melumpuhkan 58 kapal angkatan laut Iran.
Meski menyebut operasi militer itu sebagai keberhasilan besar, Trump menambahkan bahwa ia sebenarnya tidak suka menyatakan kemenangan terlalu cepat.
“Kita sudah menang. Saya beri tahu Anda, kita menang. Anda tahu, biasanya orang tidak ingin mengatakan terlalu cepat bahwa kita menang. Tapi kita menang. Taruhan itu sudah kita menangkan bahkan dalam satu jam pertama, semuanya sudah selesai,” ujarnya.
Ia juga kembali menyebut operasi militer tersebut sebagai sebuah excursion atau semacam misi singkat.
“Anda tahu apa arti excursion? Kami hanya perlu melakukan perjalanan singkat untuk menyingkirkan orang-orang jahat, sangat jahat. Seharusnya ini sudah dilakukan sejak 47 tahun lalu. Mereka sudah lama membunuh rakyat kami,” kata Trump.
Ia menambahkan bahwa Iran sebenarnya sudah bersiap menghadapi situasi tersebut.
“Mereka sangat kuat. Mereka mencoba menguasai seluruh Timur Tengah. Mereka juga ingin menghancurkan Israel. Mereka bahkan tidak tahu apa yang menghantam mereka, bukan? Mereka tidak menyadari bahwa yang menyerang adalah militer Amerika. Mereka sama sekali tidak menyangka serangan seperti ini,” lanjutnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak ingin menarik pasukan terlalu cepat.
“Kita tidak ingin pergi terlalu cepat, bukan? Kita harus menyelesaikan pekerjaan ini. Dalam 11 hari terakhir, militer kita pada dasarnya telah menghancurkan Iran negara yang sangat tangguh,” kata dia.
Iran Buka Peluang Damai, Tapi AS dan Israel Harus Sanggupi 3 Syarat Ini
Memasuki hari ke-13 perang antara Iran dengan AS-Israel, presiden Iran, Masoud Pezeshkian menyatakan negaranya terbuka untuk berdamai dengan kedua negara tersebut.
VIVA.co.id
12 Maret 2026

2 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
