Menhan Minta Masyarakat Tak Khawatir soal Status Siaga 1, Ini Alasannya

2 hours ago 1

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:43 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin mengimbau masyarakat tidak perlu takut akan adanya status siaga satu yang sebelumnya dikeluarkan TNI.

Pasalnya, status siaga satu itu justru merupakan bentuk upaya TNI menjaga masyarakat agar tetap aman di tengah gejolak konflik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Justru sebetulnya yang dibutuhkan masyarakat itu adalah aman dan nyaman," kata Sjafrie saat memberikan keterangan pers di depan kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis, 12 Maret 2026.

Menurut Sjafrie, TNI sedari awal mengemban tugas untuk memperkuat pertahanan negara dari gejolak konflik global ataupun di dalam negeri.

Eskalasi pertahanan tersebut, lanjut Sjafrie, harus menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang terjadi pada saat itu.

Karenanya, Sjafrie menegaskan keputusan penetapan siaga satu yang diambil TNI dipastikan berdasarkan pertimbangan dari sisi geostrategis.

"Jadi kesiapan (siaga satu) yang dilakukan dari kita itu tidak ada pengaruhnya secara geopolitik. Tidak ada pengaruhnya terhadap geoekonomi," jelas Sjafrie.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan adanya status siaga satu tersebut, Sjafrie yakin pemerintah akan lebih maksimal dalam menjaga pertahanan negara dan keamanan masyarakat.

"Jadi kesiagaan ini adalah untuk meyakinkan rakyat bahwa republik dalam keadaan aman dan tentunya harus nyaman dari segi sandang, pangan, dan papan," kata dia. (Ant)

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo

Polri Kerahkan 161 Ribu Personel Amankan Mudik Lebaran 2026

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa Polri menyiagakan 161.000 personel gabungan dalam Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik di seluruh Indonesia

img_title

VIVA.co.id

11 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |