Klaim Mengejutkan, Arda Guler Disebut Dibully Rekan Setim di Real Madrid

4 weeks ago 10

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:15 WIB

VIVA – Serhat Pekmezci, mantan kepala pencari bakat Fenerbahce mengungkap pernyataan mengejutkan terkait ruang ganti Real Madrid. Ia menyebut gelandang, Arda Guler mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari rekan setimnya.

Mengutip laporan Goal International, Pekmezci menyebut pemain Timnas Turki itu diduga diisolasi di skuad Los Blancos di tengah persaingan ketat di Santiago Bernabeu. Ia mengungkapkan bahwa Guler menjadi sasaran “perundungan” di lingkungan tim. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, ia menegaskan bahwa sang pemain tidak pernah secara langsung mengeluhkan situasi tersebut kepadanya. Menurutnya, kondisi itu sudah dapat diprediksi sejak awal karena tingginya tensi persaingan di klub tersebut.

Sejak bergabung ke Real Madrid pada 2023, Guler memang belum sepenuhnya mendapatkan tempat reguler di tim inti. Situasi itu kerap dikaitkan dengan faktor cedera serta ketatnya persaingan di lini tengah. Namun, Pekmezci menilai hambatan yang dialami pemain berusia 20 tahun tersebut bukan semata persoalan teknis.

Ia mengklaim terdapat kelompok pemain senior dengan ego tinggi yang belum menerima kehadiran Guler. Faktor itu disebut membuat proses integrasi sang gelandang berjalan tidak mulus, termasuk dalam dinamika permainan di lapangan. 

Pekmezci menilai stagnasi perkembangan Guler lebih dipengaruhi faktor internal ketimbang kualitas individu.

Secara performa, Guler sempat menunjukkan awal musim yang menjanjikan dengan mencetak tiga gol dalam beberapa bulan pertama. Meski produktivitas golnya menurun, kontribusinya tetap terlihat lewat catatan assist, yakni tujuh di La Liga dan empat di Liga Champions.

Pekmezci juga mengaitkan dinamika ruang ganti tersebut dengan pergolakan di kursi pelatih. Ia menilai situasi internal tim turut berkontribusi terhadap kepergian Xabi Alonso, yang sebelumnya mengambil alih posisi pelatih setelah era Carlo Ancelotti sebelum akhirnya diberhentikan pada Januari lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini kendali tim berada di tangan Alvaro Arbeloa. Namun, menurut klaim yang sama, situasi Guler disebut belum banyak berubah. Dalam laga Liga Champions melawan Benfica, kamera sempat menangkap ekspresi frustrasi sang pemain saat ditarik keluar lapangan, memperlihatkan ketegangan yang masih terasa.

Isu ini menambah daftar panjang sorotan terhadap kondisi internal Real Madrid, terutama terkait proses regenerasi pemain muda di tengah dominasi figur-figur senior di ruang ganti.

Logo Liga Super Eropa

Sempat Bikin Heboh Tandingi Liga Champions, Proyek Liga Super Eropa Akhirnya Tamat

Proyek Liga Super Eropa yang sempat menghebohkan dunia sepak bola dan digadang-gadang sebagai kompetisi tandingan Liga Champions akhirnya resmi berakhir.

img_title

VIVA.co.id

12 Februari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |