KNKT: Butuh Waktu 2-3 Bulan Simpulkan Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

3 weeks ago 10

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:35 WIB

Jakarta, VIVA – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan butuh waktu 2 sampai 3 bulan untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.

"Kita harap kalau semuanya lancar antara 2 sampai 3 bulan ya," ucap Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, dikutip Jumat, 22 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mudah-mudahan bisa kita ambil kesimpulan," sambungnya. 

Sementara itu Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menjelaskan kronologi kecelakaan KRL vs Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 lalu yang menewaskan 16 orang. 

Dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Dudy memutar video ilustrasi kecelakaan tersebut. Dia menyebut awalnya Kereta KA Commuter Line 5568A tiba pukul 20.34, lebih awal 1 menit di Stasiun Bekasi. Disusul Kereta 116B Sawunggalih tiba di Bekasi 20.35, terlambat 5 menit dari jadwal.

Gerbong KRL yang tertabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

Photo :

  • Yeni Lestari/VIVA

Kereta Sawunggalih itu berhenti di Stasiun Bekasi untuk menaikkan penumpang dan kembali berangkat sekitar pukul 20.37 WIB dan melintasi Stasiun Bekasi Timur pukul 20.39 WIB.

Tak berselang lama, sebuah taksi dilaporkan mogok di tengah rel kawasan Stasiun Bekasi Timur dan pada pukul 20.48 WIB KA 5181B relasi Cikarang-Jakarta melintas hingga terjadi temperan.

"Sebuah taksi mogok di tengah rel. KA 5181B Cikarang-Jakarta pukul 20.48 melintas dan kemudian terjadi temperan dengan taksi tersebut," kata Dudy dalam rapat, Kamis, 21 Mei 2026.

Dudy menyebut kejadian tersebut memicu kerumunan warga untuk melihat langsung peristiwa kereta tertemper dengan mobil taksi. 

Pada saat bersamaan, KA 5568A yang telah terlambat 8 menit diberangkatkan pukul 20.45 dari Stasiun Bekasi dan tiba di Stasiun Bekasi Timur pada 20.49 WIB. 

"Kereta tersebut sempat berangkat, namun terhenti atau berhenti karena adanya kerumunan di depan untuk melihat kejadian temperan tersebut," ungkap dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak lama setelahnya, KA Argo Bromo Anggrek melintasi Stasiun Bekasi sekitar pukul 20.51 WIB. Lebih awal 3 menit dari jadwal dengan kecepatan 108 km/jam. 

"Tumburan terjadi pada jam 20.52 WIB," jelas Dudy.

Gerbong KRL yang tertabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

KNKT Ungkap Masinis Argo Bromo Anggrek Sempat Ngerem 1,3 Km Sebelum Tabrak KRL

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengungkap masinis KA Argo Bromo Anggrek sempat melakukan pengereman dari jarak 1,3 km sebelum menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur.

img_title

VIVA.co.id

22 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |