VIVA –Nama Maudy Ayunda tengah menjadi sorotan publik setelah konten video di kanal YouTube-nya berjudul 'Mindfulness in the Age of Bad News. Dalam video yang diunggah pada 21 Agustus lalu itu, pelantun Perahu Kertas tersebut membahas cara menjaga kesehatan mental dengan menyaring informasi atau berita buruk.
Konten tersebut kemudian mendapat kritik dari sejumlah masyarakat. Maudy dinilai kurang menunjukkan empati terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di Tanah Air dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, netizen menyebutnya tone deaf atau dianggap kurang peka terhadap situasi yang sedang terjadi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pernyataan tersebut kemudian membuat publik penasaran dengan latar belakang Maudy Ayunda, termasuk pendidikan yang pernah ditempuhnya. Melansir dari berbagai sumber, berikut riwayat pendidikan Maudy Ayunda.
Pada jenjang sekolah dasar, Maudy Ayunda diketahui sempat bersekolah di sekolah dengan kurikulum nasional. Namun, saat duduk di kelas 2, ia pindah ke sekolah bertaraf internasional. Memasuki jenjang SMA, Maudy diketahui menempuh Pendidikan di SMA bertaraf Internasional yakni British International School yang berada di Kawasan Bintaro Jaya Sektor IX.
Memasuki masa perkuliahan, Maudy Ayunda menempuh pendidikan S1 di Oxford University, Inggris. Di sana, istri dari Jesse Choi ini mengambil jurusan Philosophy, Politics and Economics (PPE). Jurusan tersebut merupakan salah satu program studi interdisipliner yang diminati mahasiswa dari berbagai negara.
Jurusan PPE yang ditempuh Maudy Ayunda saat S1 mempelajari kombinasi antara politik, ekonomi, dan filsafat. Mahasiswa akan mempelajari cara menentukan benar dan salah berdasarkan penalaran logis, menyampaikan argumen, mendalami filosofi, serta memahami berbagai hal yang berkaitan dengan politik dan hubungan ekonomi dengan kedua bidang tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Studi filsafat dan politik dalam program ini juga membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan berpikir logis serta mengenal berbagai lembaga dalam masyarakat. Sementara itu, bidang ekonomi menjadi bagian penting dalam program tersebut karena berkaitan erat dengan politik dan kebijakan pemerintah yang kerap dipengaruhi oleh kondisi ekonomi. Maudy Ayunda diketahui lulus dari Oxford pada 2016 dengan menyandang gelar Bachelor of Arts.
Setelah menyelesaikan pendidikan S1, Maudy Ayunda kembali melanjutkan studi di luar negeri untuk jenjang magister. Ia sempat membagikan kabar bahwa dirinya diterima di dua perguruan tinggi bergengsi dunia, yakni Harvard University dan Stanford University. Dari kedua pilihan tersebut, Maudy akhirnya memilih melanjutkan pendidikan di Stanford University dengan dua jurusan sekaligus yakni Administrasi Bisnis dan Pendidikan. Lulus dari Stanford, Maudy Ayunda langsung mendapat dua gelar sekaligus yakni MA dan MBA. Menariknya lagi, Maudy menyelesaikan studinya menggunakan beasiswa LPDP dari Pemerintah Indonesia.
Halaman Selanjutnya
Sebagai informasi dua kampus tempat Maudy Ayunda menempuh Pendidikan bukanlah sembarang kampus. Oxford University menempati peringkat 4 QS World University Ranking 2023.

4 days ago
11




















