Minggu, 24 Mei 2026 - 08:02 WIB
VIVA – Jumlah korban tewas di Jalur Gaza terus bertambah dan kini mencapai 72.783 orang, dengan 172.779 lainnya terluka sejak awal agresi Israel pada Oktober 2023, menurut sumber medis.
Disebutkan bahwa sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurutnya, jumlah tersebut masih belum lengkap lantaran masih banyak korban yang terjebak di bawah reruntuhan sehingga tidak dapat diakses oleh ambulans dan tim penyelamat.
Warga Gaza berjalan di tengah puing reruntuhan bangunan saat gencatan senjata
Sumber medis mengatakan selama 24 jam terakhir, delapan warga Palestina tewas dan 29 lainnya terluka dan dibawa ke rumah sakit di Gaza.
Jumlah korban tewas dan luka sejak gencatan senjata 11 Oktober 2025 masing-masing mencapai 890 dan 2.677 orang.
Sementara itu, sedikitnya 776 jenazah juga telah ditemukan dari timbunan reruntuhan.
Diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa pembangunan kembali dan rehabilitasi sistem kesehatan Gaza membutuhkan investasi 10 miliar dolar AS (sekitar Rp172 triliun) selama lima tahun.
Dalam konferensi pers di Jenewa yang disiarkan dari Yerusalem, Perwakilan WHO untuk wilayah Palestina yang diduduki, Reinhilde Van de Weerdt, mengatakan kerusakan di sektor kesehatan saja ditaksir mencapai 1,4 miliar dolar AS (sekitar Rp24 triliun).
Lebih dari 1.800 fasilitas kesehatan hancur sebagian atau hancur total, mulai dari rumah sakit besar hingga pusat perawatan kesehatan primer yang lebih kecil, klinik, apotek, dan laboratorium.
"Bangunan yang hancur dan tumpukan sampah menjadi tempat berkembang biak yang ideal bagi tikus dan hama. Sebanyak 80 persen dari 1.600 lokasi pengungsian kerap melihat kemunculan tikus dan hama; 80 persen lebih dari lokasi pengungsian ini melaporkan infeksi kulit, seperti rabies, kutu, dan kutu kasur," katanya.
Bus yang mengangkut sandera Israel di Gaza
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia mencatat bahwa terlepas dari tantangan ini, upaya untuk meningkatkan sistem kesehatan di Gaza terus berjalan. WHO telah menambah 128 tempat tidur di Rumah Sakit Al-Shifa.
Namun, ia menekankan perlunya melindungi petugas kesehatan dan memastikan akses bebas hambatan bagi pasokan medis ke Jalur Gaza. (Ant)
Pamit Mau Ngopi, Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Dibunuh di Pinggir Jalan Bogor
Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita berinisial AAA (52) ditemukan tewas tergeletak di pinggir Jalan Sholeh Iskandar, Bogor, Jawa Barat.
VIVA.co.id
24 Mei 2026

3 weeks ago
8














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)