KPK Ubah Cara Edukasi Antikorupsi di Era Digital

3 days ago 4

Rabu, 16 September 2026 - 16:15 WIB

Jakarta, VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembangkan cara baru dalam menyampaikan edukasi antikorupsi kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Perubahan pendekatan ini dilakukan dengan menggunakan berbagai bentuk komunikasi yang lebih dekat dengan kebiasaan dan ruang interaksi masyarakat saat ini.

Di tengah perkembangan teknologi digital, penyampaian informasi tidak lagi hanya mengandalkan sosialisasi secara langsung. Media digital, konten kreatif, hingga ruang interaksi dengan komunitas menjadi bagian dari cara menyampaikan pesan mengenai integritas dan pencegahan korupsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPK pada 2026 menjalankan sejumlah program kampanye dengan pendekatan yang lebih kreatif. Program tersebut mencakup film, podcast, kegiatan komunitas, literasi, hingga kampanye digital yang menyasar kelompok masyarakat berbeda.

Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK melihat bahasa komunikasi menjadi salah satu hal penting ketika menyampaikan pesan kepada generasi muda. Pendekatan yang lebih populer diharapkan dapat membuat isu integritas lebih mudah dibicarakan dan dipahami.

“Di stand up comedy ini kita juga mau memberikan ruang bagi anak muda yang melihat korupsi di sekitar. Kita mau berbicara atau mendengarkan dari bahasa anak muda itu sendiri,” ujar PIC Program BenarBenar Komika – Operasi Tangkap Tawa (OTT), Adi Fauzanto, dikutip Rabu 16 September 2026.

Perubahan cara komunikasi tersebut juga terlihat dari semakin banyaknya konten yang dapat dikonsumsi melalui perangkat digital. KPK tidak hanya menyampaikan pesan dalam bentuk materi edukasi, tetapi juga mengemasnya melalui cerita, percakapan, hiburan, dan aktivitas yang melibatkan masyarakat.

Salah satu bentuknya adalah BenarBenar Podcast yang menghadirkan komedian, akademisi, kreator, dan publik figur. KPK juga menyiapkan konten digital dari peserta program BenarBenar Komika sehingga pesan yang disampaikan tidak berhenti pada kegiatan tatap muka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa edukasi antikorupsi dapat dikemas melalui berbagai medium. Teknologi digital kemudian menjadi salah satu saluran untuk memperluas jangkauan materi dan membuat komunikasi dengan masyarakat berlangsung di luar kegiatan konvensional.

Salah satu program yang menyasar generasi muda adalah BenarBenar Komika – Operasi Tangkap Tawa (OTT). Program ini mengajak peserta menyampaikan pandangan dan keresahan mengenai korupsi melalui materi stand-up comedy.

Halaman Selanjutnya

Rangkaian kegiatan tersebut telah berlangsung di sejumlah daerah, termasuk Bekasi, Samarinda, dan Bogor. Jakarta juga menjadi salah satu lokasi Open Mic 

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |