Rabat, VIVA – Petenis putri kebanggaan Indonesia, Aldila Sutjiadi, yang berpasangan dengan Vera Zvonareva, harus puas keluar sebagai runner-up dalam turnamen Maroko Open 2026. Menempati posisi sebagai unggulan teratas, langkah mereka untuk merengkuh trofi terganjal di babak final ajang WTA 250 Rabat yang berlangsung pada hari Jumat.
Dalam laga puncak tersebut, Aldila/Vera sempat bangkit untuk menyamakan kedudukan. Namun, mereka akhirnya tidak mampu menghalau ketangguhan pasangan ganda Magali Kempen/Eudice Chong di babak super tie-break dan menyerah dengan skor akhir 3-6, 6-2, 6-10.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Petenis Indonesia, Aldila Sutjiadi
Photo :
- Instagram @dila11
Jalannya Pertandingan yang Sangat Sengit
Pertarungan memperebutkan takhta juara ini berjalan penuh drama sejak set pertama dimulai:
- Set Pertama: Aldila/Vera sukses mencatatkan satu ace bersih tanpa kesalahan ganda (double fault). Namun, catatan apik tersebut belum cukup untuk meredam performa terbaik Kempen/Chong. Pasangan kombinasi Belgia/Hong Kong itu tampil impresif dengan memasukkan 81,8 persen servis pertama dan menyelamatkan lebih banyak break point untuk merebut set pembuka.
- Set Kedua: Aldila/Vera memberikan respons cepat dan bangkit dengan memenangi tiga gim beruntun hingga memimpin 4-1. Meski lawan sempat mencuri satu gim, Aldila/Vera berhasil mengambil alih kendali permainan dan menutup set kedua dengan skor 6-2 untuk memaksa laga berlanjut ke babak penentuan.
- Super Tie-Break: Laga penentu berjalan luar biasa sengit hingga kedudukan sempat imbang 4-4. Di momen krusial ini, Kempen/Chong yang unggul dalam akurasi servis pertama (mencapai 87,5 persen) berhasil memimpin 7-5 sebelum akhirnya menuntaskan pertandingan dengan kemenangan.
Sebagai catatan, perjalanan juara Kempen/Chong terbilang mulus tanpa harus melakoni super tie-break sejak awal turnamen, termasuk saat menumbangkan unggulan keempat Anastasia Detiuc/Irina Khromacheva di semifinal. Sebaliknya, Aldila/Vera harus melewati tiga laga super tie-break yang menguras fisik selepas babak pertama sebelum akhirnya mengamankan posisi kedua di turnamen lapangan tanah liat ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pemanasan Positif Menuju Roland Garros
Meskipun belum berhasil membawa pulang gelar juara, pencapaian di WTA 250 Rabat ini menjadi modal penting sekaligus ajang pemanasan yang positif bagi Aldila/Vera menjelang turnamen Grand Slam tanah liat, Roland Garros.
Halaman Selanjutnya
Bagi Aldila Sutjiadi pribadi, menembus babak final Maroko Open 2026 merupakan pencapaian atau langkah terjauhnya di sepanjang musim ini. Sebelumnya, ia tercatat mencapai babak perempat final di WTA 250 Auckland dan WTA 250 Hobart pada awal tahun, serta perempat final WTA 1000 Madrid pada akhir bulan lalu.

3 weeks ago
14














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)