Layani 1,7 Juta Jemaah dari 165 Negara, Arab Saudi Tutup Operasional Haji 2026

4 hours ago 1

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:02 WIB

VIVA – Pemerintah Arab Saudi menyatakan penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 berjalan sukses berkat dukungan sistem keamanan, organisasi, dan layanan yang terintegrasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Wilayah Mekkah sekaligus Wakil Ketua Komite Tetap Haji dan Umrah, Pangeran Saud bin Mishaal bin Abdulaziz, menjelang berakhirnya musim haji tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir Anadolu, dalam pernyataan yang disiarkan pada Jumat, 29 Mei 2026, Pangeran Saud mengatakan jemaah haji dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan aman karena didukung sistem pengamanan, pengelolaan, serta layanan yang terkoordinasi.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan haji tidak menandai berakhirnya tugas pemerintah Arab Saudi, melainkan menjadi awal dari tanggung jawab berikutnya dalam memberikan pelayanan kepada Islam dan umat Muslim di seluruh dunia.

Sementara itu, otoritas statistik Arab Saudi pada Selasa mengumumkan jumlah jemaah haji tahun ini mencapai 1.707.301 orang. Dari total tersebut, sebanyak 1.546.655 jemaah berasal dari 165 negara, sedangkan 160.646 lainnya merupakan jemaah domestik dari Arab Saudi.

Jumlah jemaah haji tahun ini meningkat dibandingkan pelaksanaan haji 2025 yang mencatat 1.673.230 jamaah. Namun angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan musim haji 2024 yang diikuti lebih dari 1,83 juta jemaah.

Rangkaian ibadah haji dimulai pada Senin, 25 Mei 2026 ketika jemaah bergerak menuju Mina di wilayah barat Arab Saudi dengan dukungan layanan serta pengamanan yang diperketat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama enam hari pelaksanaan haji, jamaah menjalani sejumlah tahapan utama, mulai dari wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melempar jumrah di Mina, hingga melaksanakan tawaf wada di Masjidil Haram, Makkah.

Rangkaian ibadah haji 1447 Hijriah dijadwalkan berakhir pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Dampak Konflik Timur Tengah Mulai Picu Lonjakan Biaya Umrah dan Haji

Industri perjalanan ibadah umrah dan haji menghadapi tekanan berat imbas memanasnya konflik geopolitik Iran-AS, yang turut berdampak langsung pada biaya penerbangan.

img_title

VIVA.co.id

29 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |