loading...
Asuransi Jasindo menggelar upacara HUT ke-81 Republik Indonesia. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Asuransi Jasindo memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan ekonomi nasional melalui penyediaan perlindungan bagi masyarakat, pelaku usaha, petani, hingga aset strategis negara. Langkah tersebut menjadi bagian dari kontribusi perseroan memaknai HUT ke-81 Republik Indonesia dengan mendorong masyarakat dan dunia usaha agar lebih siap menghadapi berbagai risiko.
“Semangat kemerdekaan adalah semangat untuk terus bergerak dan tumbuh bersama. Bagi Asuransi Jasindo, salah satu bentuk nyata dari semangat tersebut adalah menghadirkan perlindungan agar masyarakat, pelaku usaha, petani, maupun aset strategis bangsa dapat terus menjalankan perannya dan menghadapi berbagai risiko dengan lebih siap,” ujar Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema Widayana dalam keterangan pers, Minggu (17/8/2026).
Baca Juga: Daya Beli Petani Terjaga, NTP Juli 2026 Naik ke Level 127,84
Sebagai bagian dari holding ekosistem Danantara Indonesia dan Indonesia Financial Group (IFG), Asuransi Jasindo menjalankan sejumlah inisiatif yang diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi dan ketahanan masyarakat. Program PEKEN Jasindo, misalnya, difokuskan pada pemberdayaan ekonomi dan penguatan kemandirian usaha lokal.
Selain itu, melalui Narasemesta dan Satyaraga Jasindo, perseroan turut mengembangkan komunitas dan mendorong penerapan pola hidup sehat. Asuransi Jasindo juga menjalankan sejumlah produk asuransi penugasan pemerintah yang berkaitan dengan sektor strategis, antara lain Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan Asuransi Barang Milik Negara (ABMN), dengan perseroan berperan sebagai Ketua Konsorsium ABMN.
Brellian mengatakan berbagai inisiatif tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional, khususnya penguatan kesejahteraan masyarakat, ekonomi berbasis lokal, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurut dia, perlindungan menjadi salah satu fondasi penting agar masyarakat dan sektor usaha memiliki ketahanan ketika menghadapi risiko.




































